Sponsors Link

4 Ciri Ciri Usus Luka yang Harus Diperhatikan Sebelum Parah

Sponsors Link

Iritasi usus merupakan gangguan  kesehatan ciri ciri usus luka yang terjadi karena bagian lapisan usus mengalami luka (iritasi). Biasanya, seseorang yang mengalami iritasi usus akan ditandai dengan beberapa perubahan kebiasaan seperti mengalami BAB cukup sering, mengalami sakit perut dan lain sebagainya. Penyakit iritasi usus ini umumnya disebabkan oleh beberapa penyebab seperti infeksi bakteri, penggunaan obat non steroid serta konsumsi minuman alcohol yang berlebihan.

ads

Iritasi usus ini juga dikenal dengan istilah IBS atau irritable bowel syndrome atau iritasi usus besar. Seseorang yang mengalami IBS dengan gejala seperti kram perut, diare , perut kembung dan bab disertai mual sembelit, dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi penderitanya. Selain itu, kondisi lebih buruk yaitu menimbulkan kerusakan permanen bagi pada organ usus penderita.

Berdasarkan hasil penelitian terhadap orang-orang yang mengalami gastroenteritis, ternyata berisiko lebih besar terkena iritasi usus. Penyebabnya adalah bakteri yang berasal dari organ pencernaan tersebut. Bakteri tersebut sudah mulai menyerang saat penyakit gastroenteritis itu muncul, karena berhubungan dekat dengan organ usus besar.

Ciri Usus Mengalami Luka

Beberapa gejala yang terjadi ketika seseorang mengalami iritasi usus, biasanya penyebab kanker pankreas orang tersebut akan merasakan gejala seperti rasa panas di bagian dada hingga pusar yang menjalar. Selain itu, orang tersebut akan kekurangan nafsu makan, mual, mulas serta mengalami gangguan pencernaan lainya. Penderita iritasi usus sebaiknya berisitirahat dulu dari mengkonsumsi makanan yang biasanya dikonsumsi.

Saat mengalami iritasi usus, salah satu pantangan yang harus kita lakukan adalah menjauhi beberapa makanan yang malah bisa memicu iritasi usus menjadi semakin parah. Sebaliknya, kita harus mengkonsumsi makanan yang dapat meminimalisir radang usus dan membantu memaksimalkan bakteri baik untuk mencerna makanan di dalam organ usus.

Saat organ usus mengalami luka, kondisi usus memang mengalami luka yang terbuka. Luka ini akan cukup mengganggu fungsi dan kemampuan usus ketika mengolah makanan. Ketika usus terluka, akan kurang maksimal dalam menyerap banyak nutrisi dari makanan yang terbuang percuma. Berikut ini ciri-ciri usus yang mengalami luka :

  • Nyeri di Bagian Perut

Mengalami rasa sakit di area perut, merupakan gejala awal usus luka. Peradangan yang terjadi di dalamnya, memunculkan rasa nyeri, terutama ketika usus bergerak mencerna makanan.

  • Kehilangan Nafsu Makan

Ketika usus sedang mengalami luka, nutrisi dalam makanan yang seharusnya diserap oleh organ usus menjadi tidak sempurna, akibatnya badan menjadi lemas dan kehilangan nafsu makan. Selain itu, perasaan lemas juga timbul karena rasa sakit di bagian perut serta kram perut yang dialami.

  • Mengalami Penurunan Berat Badan

Usus yang sedang luka, akan melakukan penyerapan nutrisi dengan kurang maksimal. Nafsu makan yang berkurang juga akan membuat terjadinya penurunan berat badan. Kemampuan usus yang menurun, menjadikan proses pencernaan juga bermasalah.

  • Mengalami Anemia serta Mual dan Muntah

Ternyata organ usus yang terluka juga membuat penderita mengalami makanan untuk penderita radang pankreas anemia, mual dan mudah muntah disertai rasa lelah yang sangat. Gejala ini muncul karena pendarahan yang terjadi secara terus menerus di bagian usus, sehingga membuat anemia (kekurangan darah). Adapun rasa lelah dan mual serta muntah yang ada terjadi karena tubuh kekurangan nutrisi.

Penyebab Usus Luka

Usus yang mengalami luka disebabkan oleh beberapa faktor pemicu ciri ciri usus luka. Beberapa diantaranya adalah bakteri dan virus yang bisa menginfeksi dinding usus melalui air, minuman dan makanan. Berikut ulasanya :

Sponsors Link

  • Bakteri Campylobacter, bakteri yang terdapat pada makanan mentah
  • Bakteri Clostridium Difficile, bakteri yang muncul dari peralatan makanan yang kurang bersih
  • Bakteri Echerichia coli atau E coli, bakteri paling aktif yang muncul dari minuman dan makanan yang terkontaminasi kotoran manusia
  • Bakteri Salmonella dan Shigella, bakteri penyebab penyakit tipes yang terdapat pada makanan junkfood dan makanan yang dijual di pinggir jalan
  • Bakteri Stephylococcus Aureus, bakteri yang terdapat pada makanan basi atau makanan expired. Bakteri ini juga penyebab keracunan makanan pada anak dan dewasa
  • Adenivirus, virus yang biasanya terdapat pada penyajian makanan yang tidak steril dan kurang higienis. Virus ini juga penyebab mencret dan demam
  • Rotavirus, virus penyebab sakit diare pada anak-anak, bayi serta balita. Gejala yang timbul karena virus ini seperti perut melilit, demam dan hilang nafsu makan.

Makanan yang Cocok Untuk Penderita Usus Luka

Pasien yang mengalami usus luka, sebaiknya tidak mengkonsumsi cara menghilangkan cairan asites makanan secara sembarangan. usus yang sedang luka, belum bisa mencerna makanan secara maksimal. Oleh sebab itu, penderita usus luka hanya boleh mengkonsumsi jenis makanan tertentu yang aman untuk usus tentunya. Berikut ini 10 jenis makanan yang baik untuk  penderita iritasi usus :

  • Oatmeal

Oatmeal adalah makanan yang mengandung banyak serat yang dapat membantu memudahkan proses penyerapan air dan mencegah terjadinya masalah pencernaan. Oatmeal terbuat dari bahan gandum  yang memang dianjurkan dan aman untuk masalah pencernaan.

ads
  • Susu Almond

Jenis susu ini merupakan susu yang dibuat dari kacang almond, sehingga bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Susu almond mengandung zat kalsium yang takaranya sama seperti susu sapi pada umumnya, bahkan manfaat susu almond lebih baik dari susu formula. Anda yang tidak biasa mengkonsumsi banyak zat laktosa, disarankan untuk mengkonsumsi susu almond.

  • Kentang, Pasta dan Bubur

Makanan yang sebaiknya dikonsumsi oleh penderita iritasi usus adalah makanan yang memiliki tekstur lembut dan mudah dicerna. Beberapa jenis makanan yang dapat dikonsumsi adalah bubur, pasta dan juga kentang rebus. Dianjurkan semuanya dikonsumsi tanpa MSG (vetsin), agar lebih cepat memiluhkan iritasi usus.

  • Ikan Salmon atau Makarel

Ikan salmon serta ikan makarel juga memiliki manfaat berupa kandungan omega 3 yang dapat mengobati peradangan yang sedang terjadi pada organ usus kita. Konsumsi kedua jenis ikan ini dengan cara dikukus dan jangan ditambah vetsin.

  • Ayam Kukus

Walau sedang mengalami radang usus, bukan berarti Anda tidak bisa penyebab penyempitan usus mengkonsumsi makanan yang menjadi favorit banyak orang, seperti daging ayam. Namun, dalam keadaan ini, sebaiknya buat daging ayam dengan cara dikukus atau dimasak pepes. Tambahkan tahu bila perlu, namun hindari untuk menambahkan cabe dan MSG, karena tidak baik untuk iritasi usus.

  • Buah Alpukat

Alpukat merupakan buah yang sering dimanfaatkan untuk berbagai bidang, khususnya kesehatan dan kecantikan. Buah yang memiliki warna daging hijau ini, selain lezat juga merupakan solusi makanan yang dianjurkan untuk penderita iritasi usus.

  • Pisang dan Pepaya

Buah pisang dan papaya sepertinya cukup mudah ditemui di pasar tradisional, maupun di pasar modern sekitar kita. buah tropis ini sudah dikenal banyak nutrisinya dan juga dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang yang mengalami gangguan pencernaan, termasuk iritasi usus. Buah-buahan ini mudah dicerna dan diserap oleh penderita sakit radang usus.

  • Kelapa

Kelapa diketahui memiliki sifat anti inflamasi atau anti bakteri. Santan serta air dari kelapa juga sering dijadikan obat alami yang dapat mengatasi peradangan yang terjadi pada organ usus. Meminum air kelapa dalam waktu  1 minggu saja, sudah terbukti dapat menyembuhkan sakit cara mengatasi feses berwarna hitam radang usus.

  • Bawang Putih

Bawang putih biasanya digunakan sebagai bumbu dasar setiap masakan yang dibuat. Selain itu, bawang putih ternyata memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah sebagai anti mikroba. Khasiat tersebut dapat membantu menghilangkan bakteri iritasi usus yang diderita. Cukup 1 siung bawang putih yang digunakan, lalu hancurkan dengan air hangat dan minum.

Sponsors Link

Pengobatan Usus Luka

Penanganan serta pengobatan untuk membantu mengatasi usus yang luka, biasanya tergantung dari gejala yang muncul atau yang dialami. Agar gejala tersebut tidak kambuh, maka diperlukan pengobatan untuk membuat gejala menjadi lebih ringan atau bisa menghilang dalam waktu beberapa hari. Pengobatan juga dilakukan untuk mengurangi resiko komplikasi yang bisa terjadi. Adapun obat-obatan yang biasanya diberikan pada pasien radang usus adalah :

  • Obat Imunosupresan, obat untuk menghalangi aktivitas system setiap habis makan selalu BAB kekebalan tubuh yang berbahaya
  • Obat Anti Inflamasi, obat yang diberikan pertama kali untuk mengatasi radang usus
  • Obat Antibiotik, obat yang diberikan sebagai obat tambahan dari obat infeksi usus lainya
  • Obat lainya, obat jenis ini dikonsumsi untuk mengatasi gejala yang muncul Karena radang usus akibat peradangan (luka)

Ketika penanganan yang dilakukan untuk meringankan gejala usus luka, ternyata tidak bisa maksimal, maka prosedur operasi mungkin perlu dilakukan. Jika gejala usus luka yang terjadi ternyata merujuk pada penyakit pencernaan yang lebih serius, biasanya tidak akan merespon obat-obatan yang diberikan. Prosedur Operasi yang dilakukan adalah pengangkatan bagian usus yang mengalami luka parah. Untuk menghindari penyakit pencernaan yang lebih serius, sebaiknya kita kenali ciri-ciri usus luka sejak dini pada tubuh kita.

Sponsors Link
, ,
Oleh :