Sponsors Link

7 Ciri-Ciri Tipes Yang Sudah Parah Serta Cara Mencegahnya

Sponsors Link

Tipes, atau biasa disebut typhus, merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini banyak ditemui pada tempat-tempat yang kehigenisannya masih dipertanyakan. Media penularan bakteri dapat berupa makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari yang berasal dari tempat kotor. Serangga seperti lalat juga membantu penyebaran tipes, karena kesukaannnya hinggap kesana-kemari dan membawa penyakit menempel pada kakinya. Jika sudah terserang, berbagai Gejala Tipes seperti demam dan sakit perut berlebih akan muncul seiring berjalannya waktu.

ads

Tipes masih menjadi 10 besar penyakit penyumbang jumlah pasien terbanyak pada berbagai rumah sakit di Indonesia. Hal ini dikarenakan bakteri Salmonella typhi yang memiliki kemampuan “bersembunyi” dalam usus besar. Setelah sembuh dengan bantuan antibiotik yang diberikan oleh dokter, belum berarti penyakit tipes sudah sepenuhnya hilang. Masih ada kemungkinan besar relaps atau kambuh ( Ciri-Ciri Tipes Kambuh ), jika sewaktu-waktu bakteri dalam usus tersebut aktif kembali. Dan jika sudah terlalu lama mengendap dalam tubuh, bakteri ini dapat menyebar ke bagian-bagian lain dalam tubuh dan menimbulkan penyakit lain yang tidak kita inginkan. Berikut beberapa ciri-ciri tipes parah yang mungkin diderita pasien tipes atau demam tifoid ini :

  1. Pendarahan Internal

Pasien yang sudah selama 2 minggu menderita tipes akan memiliki potensi tinggi terkena pendarahan internal. Pendarahan internal adalah pendarahan yang terjadi di dalam berbagai macam bagian tubuh, seringnya terjadi pada organ, jaringan otot, maupun rongga tubuh. Hal ini merupakan suatu hal berbahaya dimana pendarahan tidak menimbulkan gejala apa-apa dalam beberapa jam setalah terjadinya pendarahan. Namun setelah beberapa jam terlewati, akan mulai terasa pusing, lemah, bahkan sesak napas. Tekanan darah akan turun, kulit akan mulai berwarna merah-keunguan sebagai gejala adanya pendarahan, dan bahkan jika pendarahan terjadi di sekitar saluran cerna akan menyebabkan kotoran serta urine berubah warna menjadi kemerahan darah.

  1. Pendarahan Usus

Hal lebih mengkhawatirkan, yaitu pendarahan usus atau perforasi, akan terjadi pada pasien tipes saat sudah lewat 3 minggu sakit. Jika tidak ditangani dengan baik, bakteri-bakteri yang tinggal sekitaran saluran pencernaan akan berkumpul menjadi satu di bagian perut. Bakteri akan menyerang lapisan peritoneum, lapisan perut tanpa sistem penangkal infeksi bakteri. Sehingga kemudian akan menyebabkan pendarahan pada bagian perut atau usus. Gejala yang akan terlihat berupa penurunan tekanan darah yang signifikan, mual-mual, muntah, serta pendarahan saat buang air besar. Baca juga Penyebab BAB Berdarah lainnya.

  1. Peradangan Jantung

Hal yang ditakuti dari penyakit tipes adalah jika bakteri Salmonella thypi sudah menyebar ke bagian-bagian lain dari tubuh, termasuk jantung. Bakteri ini dapat merusak jaringan pada selaput dan katup jantung manusia, bahkan menyebabkan penyakit komplikasi lain yang lebih serius jika tidak segera diobati dengan benar. Jika peradangan jantung atau endokarditis ini terjadi, pasien akan mulai merasakan jantung yang bekerja ekstra keras, berdetak lebih kencang dan nyaring dari biasanya. Tubuh pasien akan terlihat pucat karena kurangnya asupan darah mengalir ke seluruh tubuh karena jantung bekerja tidak maksimal. Nah, untuk mencegah tubuh terserang endocarditis dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tubuh dan mengonsumsi antibiotic pencegah, terlebih bagi pasien yang sebelumnya pernah mengidap penyakit ini.

  1. Peradangan Otot Jantung

Peradangan otot jantung atau miokarditis adalah peradangan yang terjadi spesifik pada jaringan otot di jantung. Detak jantung yang tidak teratur adalah salah satu gejala yang dirasa pasien yang terkena miokarditis. Dada akan terasa nyeri, kesulitan bernapas normal, serta warna kulit tubuh yang terlihat memucat. Dibutuhkan tes medis lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dan penanganan yang dibutuhkan oleh pasien. Baca juga Pengaruh Asam Lambung Terhadap Jantung yang dapat mengganggu fungsi kerja jantung.

Sponsors Link

  1. Infeksi Ginjal

Bakteri yang mengifeksi tubuh, jika sudah terlalu lama mengendap dan tinggal di dalam tubuh dapat memicu munculnya penyakit-penyakit lainnya yang lebih serius dan berbahaya. Infeksi ginjal bahkan dapat muncul jika bakteri tipes tidak ditangani dengan tuntas pada awalnya. Penanganan cepat tanggap sangat dibutuhkan untuk penyakit ini karena jika tidak, dapat menyebabkan rusaknya ginjal secara permanen. Selain dari bakteri tipes, penyebab infeksi ginjal dapat disebabkan oleh obstruksi saluran kemih, seks anal, sistem kekebalan tubuh yang lemah, pemakaian kateter jangka panjang, dan kondisi lain yang tak terduga. Oleh karena itu penting untuk selalu memeriksakan diri ke dokter secara berkala agar cepat tanggap terhadap kondisi tubuh masing-masing, dan juga keluarga.

  1. Radang Selaput Otak

Penyakit radang selaput otak disebut juga dengan meningitis. Penyakit ini banyak disebabkan oleh virus, namun tak jarang pula ditularkan oleh bakteri termasuk bakteri Salmonella typhi penyebab tipes. Pasien akan mengalami peradangan di sekitar otak dan sum-sum tulang belakang, menimbulkan gejala berupa demam tinggi, mual dan muntah, sakit kepala, leher kaku, dan sering pingsan. Gejala lain seperti sensitif pada paparan cahaya dan perubahan kondisi mental seperti kebingungan juga kerap dirasakan oleh para penderita. Jika banyak dari gejala sudah dialami, sebaiknya segeralah pergi ke dokter terdekat dan memeriksakannya lebih lanjut. Karena jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, meningitis dapat berujung kematian.

ads

  1. Gangguan Kejiwaan

Pasien dengan ciri-ciri penyakit tipes parah akan sangat berpotensi mengidap penyakit gangguan kejiwaan seperti halusinasi berlebihan, delirium, serta paranoid dalam periode waktu yang cukup lama. Delirium akan membuat penderitanya linglung, disorientasi, dan kesulitan memfokuskan pikirannya. Sedangkan paranoida akan menyebabkan gangguan mental seakan ada hal-hal jahat yang dianggap berusaha menyakiti mereka. Namun yang perlu diingat adalah gangguan ini punya kemungkinan pulih yang besar jika ditangani dengan baik oleh terapi serta bantuan obat-obatan.

Tips Pemulihan Penyakit Tipes

Dalam masa pasca-sakit, penderita harus melalui fase pemulihan kondisi terlebih dahulu sebelum dapat benar-benar beratifitas normal kembali. Berikut merupakan hal-hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi tubuh dan pencernaan agar pemuliharan berjalan lebih cepat :

  1. Komsumsi air dalam jumlah cukup : Air memiliki berbagai manfaat bagi tubuh termasuk memulihkan stamina, dan mencegah dehidrasi bagi orang sakit.
  2. Konsumsi makanan lunak : Pasca sakit biasanya seseorang akan lemas dan kurang nafsu makan. Konsumsi makanan lunak akan memudahkan tubuh untuk menelan, dan makanan juga dapat lebih mudah diolah dan diserap pencernaan karena bentuknya yang sudah lebih halus. Contohnya seperti bubur, nasi tim, mashed potato, biscuit, pudding, alpukat dan pisang.
  3. Konsumsi protein dengan jumlah cukup : Protein berfungsi membantu membentuk jaringan baru, menggantikan protein yang hilang selama sakit, dan membentuk protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Sumber makanan dengan jumlah protein tinggi dapat didapatkan dari daging ayam rebus, hati ayam, ikan rebus, tahu, kacang kedelai, dan margarin.
  4. Hindari makanan tinggi serat : Sehingga lebih disarankan untuk konsumsi makanan rendah serat seperti kacang panjang, wortel, labu siam, buncis, alpukat, pisang, dll.
  5. Hindari konsumsi makanan yang terlalu pedas atau asam : Hal ini dikarenakan kondisi usus yang masih sensitif.
  6. Batasi konsumsi susu dan produk susu : Susu yang masuk kedalam tubuh akan menimbulkan berbagai reaksi pada tubuh seseorang, sehingga lebih baik untuk dibatasi konsumsinya.
  7. Hindari konsumsi santan : Begitu pula santan, bahan makanan yang  satu ini juga memicu berbagai reaksi dari kandungan didalamya jadi  ada baiknya santan untuk dihindari dulu beberapa saat setelah sakit tipes.

Cara Mencegah Tipes

Bakteri S.thypi akan cepat menyebar pada kondisi kotor dan jorok yang disebabkan oleh kebiasaan buruk sehari-hari. Oleh karena itu penting dan wajib hukumnya untuk selalu memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terkena penyakit tipes :

  • Konsumsi makanan sehat dari bahan makanan sehat

Jika memungkinkan selalu pilih bahan makanan yang kita sudah ketahui secara pasti sumbernya sehingga akan lebih aman bagi tubuh. Jangan lupa untuk cuci dan masak hingga matang setiap bahan makanan sebelum disantap.

  • Konsumsi air minum dari sumber yang terjamin

Air merupakan media yang disukai bakteri untuk menularkan penyakit. Selalu ingat untuk mendidihkan atau memanaskan air sebelum dikonsumsi untuk meminimalisir kandungan bakteri pathogen di dalamnya.

  • Pilih tempat yang bersih untuk makan

Hindari tempat-tempat yang banyak dihinggapi lalat dan serangga lainnya, kucing, tikus, dan sebagainya karena hewan-hewan tersebut rawan membawa penyakit yang tidak baik bagi tubuh.

Sponsors Link

  • Cuci tangan sebelum makan

Dan, selalu pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun cuci tangan sebelum makan. Setelah melakukan berbagai aktifitas seharian pastinya kita banyak bersentuhan dengan banyak benda yang sebelumnya mungkin dipegang oleh oranglain, tidak sengaja kena bersin dan batuk oranglain, bahkan liur yang mengandung bakteri-bakteri jahat. Cuci tangan akan menghabiskan kurang dari 5 menit, so rajinlah untuk cuci tangan apalagi sebelum makan.

Setelah mengetahui ciri-ciri tipes yang sudah parah di atas, kita seharusnya dapat lebih menjaga pola makan dan beraktivitas kita sehari-hari. Penyakit yang mungkin sebelumnya kita anggap hanya penyakit ‘kelelahan biasa’ akibat terlalu padatnya aktivitas, ternyata dapat menyebabkan penyakit-penyakit berbahaya dan mengkhawatirkan lainnya bagi tubuh. Atau mungkin perilaku sepele yang sesekali dilakukan, malah punya potensi besar menimbulkan penyakit tertentu. Baca juga Pantangan Makanan Penderita Tipes.

Mulai sekarang, jangan anggap remeh kondisi kesehatan yang bermasalah. Ubah pelan-pelan pola hidup menjadi lebih sehat dan teratur agar kedepannya dapat dengan bahagai menikmati hari tua tanpa harus terlalu repot dan lelah bolak-balik rumah sakit. Bijaklah pada diri sendiri karena kesehatan itu harganya mahal. Oleh sebab itu, mari kita jaga dan rawat dari sekarang!

Sponsors Link
, , ,