Sponsors Link

18 Ciri-Ciri dan Gejala Sembelit Dari Kondisi yang Ringan Sampai Parah

Sponsors Link

Pernahkah Anda tidak buang air besar selama berhari-hari, dan sekalinya buang air besar, Anda merasa kesulitan sehingga harus mengejan lebih keras dan merasa kesakitan pada daerah anus? Jika pernah, makan kemungkinan besar Anda sedang menderita sembelit. Sembelit atau dalam istilah medisnya disebut dengan konstipasi adalah salah satu gangguan pencernaan atau gangguan gastrointestinal yang umum sekali terjadi. Hampir semua orang di dunia ini pernah mengalaminya setidaknya satu kali dalam hidup mereka. Menurut data penelitian, sekitar 2 persen penduduk di dunia ini mengalami sembelit berulang dan konstan. Lansia biasanya lebih rentan mengalami sembelit karena semakin bertambah usia, kerja organ pencernaan akan semakin menurun yang mnegakibatkan saluran pencernaan lebih sensitif.

ads

Sembelit sendiri pada dasarnya mengacu pada kondisi ketika berkurangnya kekerapan pergerakan usus atau frekuensi buang air besar. Sembelit bisa juga didefinisikan sebagai keadaaan yang mana si penderitanya mengalami kesulitan untuk buang air besar. Sejumlah kondisi tertentu dapat mengakibatkan sembelit dengan cara menghambat proses penyerapan makanan yang normal, serta mengganggu proses pembentukan kotoran dan memperlambat gerak usus dalam mendorong kotoran di dalam usus besar. Oleh sebab itulah mengapa saat sembelit kotoran atau tinja terasa lebih sulit dikeluarkan, sebab kotoran akan berbentuk lebih keras, padat, dan kering.

Penyebab Sembelit

Untungnya, sebagaian besar kasus sembelit biasanya hanya pertanda dari masalah pencernaan yang tidak begitu berbahaya. Penyebabnya juga biasanya hanya dari pola makan buruk dan salah mengonsumsi makanan, seperti kurangnya mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat dan kurangnya minum air putih. Namun, sembelit juga bisa diakibatkan oleh penyakit lain yang serius, seperti kanker usus besar. Di bawah ini adalah beberapa penyebab sembelit:

  • Akibat kurang serat
  • Kurang minum air putih
  • Konsumsi serat yang terlalu banyak dalam sekaligus atau akibat kelebihan serat
  • Kurang melakukan aktivitas fisik
  • Sering menunda-nunda saat ingin buang air besar
  • Stress
  • Hipotiroidisme
  • Sklerosis ganda
  • Hamil
  • Penyakit Parkinson
  • Kanker usus besar
  • Obstruksi usus
  • Efek obat tertentu
  • Penyempitan usus
  • kanker rektum
  • Ambeien atau wasir
  • Penyakit Stroke
  • Luka pada tulang belakang
  • Penurunan dinding rektum ke vagina atau rektokel
  • Sindrom iritasi usus (Irritable bowel Syndrome)
  • Diabetes melitus

Ciri-Ciri Gejala Sembelit

Sebenarnya dalam dunia medis sembelit bukan tergolong ke dalam suatu penyakit, melainkan berupa suatu gejala. Secara medis juga sembelit tidak memiliki definisi secara pasti. karena fungsi normal usus sangat berbeda setiap manusia. Meskipun demikian, pada umumnya seseorang dapat dikatakan sedang terkena sembelit apabila dia buang air besar kurang dari 3 kali dalam satu minggu. Namun, ada beberapa kondisi orang tersebut tidak dikatakan sedang mengalami sembelit walaupun ia buang air besar kurang dari 3 kali dalam satu minggu. Kondisi tersebut, antara lain:

  • Sudah terbiasa buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu
  • Buang air besar kurang dari 3 kali per minggu yang tidak disertai gejala sembelit lainnya, seperti kotoran lebih keras dan kering atau sakit saat buang air besar
  • Bayi yang masih mengonsumsi ASI

Seseorang bisa dikatakan sedang menderita sembelit juga apabila ia mengalami gejala sembelit meskipun dia buang air besar tidak kurang dari 3 kali dalam satu minggu. Lantas, apa saja gejala sembelit tersebut? Di bawah ini adalah beberapa ciri-ciri gejala sembelit yang pada umumnya dirasakan oleh orang yang sedang mengalami sembelit:

1. Frekuensi Buang Air Besar Berkurang

Setiap orang mempunyai jadwal buang air besar yang berbeda. Ada yang buang air besar setiap hari, ada yang dua kali sehari, ada yang tiga kali sehari, ada yang empat kali sehari, dan sebagainya. Normalnya, mayoritas orang di dunia ini melakukan buang air besar satu hari sekali sampai tiga hari sekali. Akan tetapi, apabila Anda terbiasa atau secara rutin buang air besar lebih dari tiga hari sekali, hal itu juga masih dianggap wajar, selama Anda tidak merasakan gejala dari gangguan kesehatan tertentu. Sesering apapun Anda buang air besar, apabila frekuensinya menurun atau berkurang dari biasanya, bisa jadi Anda sedang terserang sembelit.

2. Rasa Tidak Nyaman Pada Perut

Sponsors Link

Selain frekuensi buang air besar berkurang, sembelit juga ditandai dengan perasaan tidak nyaman pada perut. Perasaan tak nyaman itu biasanya berupa rasa kembung pada perut atau perut begah. Perut sakit seperti kram juga bisa terjadi terutama saat dan setelah buang air besar. Rasa tak nyaman pada perut saat sembelit juga dapat ditandai dengan perut yang mengeras dan buncit atau perut tiba-tiba membesar.

3. Tekstur Kotoran Lebih Keras

Sembelit biasanya terjadi ketika makanan melawati usus lebih lama dari normalnya yang diakibatkan oleh gerak usus saat mencerna makanan berjalan lebih lambat sehingga saluran pencernaan terutama usus besarmemiliki waktu yang lebih lama untuk menyerap air dalam makanan. Akibatnya, limbah pencernaan yang dihasilkan oleh organ pencernaan akan memiliki tekstur yang lebih keras, padat, dan kering.

4. Kesulitan Saat Buang Air Besar

Kesulitan saat buang air besar adalah ciri-ciri gejala sembelit yang biasanya menjadi patokan bahwa seseorang sedang terkena sembelit. Kesulitan buang air besar ini terjadi karena kotoran yang dikeluarkan memiliki tekstur yang lebih padat, keras, dan kering. Akibatnya, pada penderita sembelit harus mengejan lebih keras agar kotoran lebih mudah keluar.

5. Rasa Nyeri Pada Anus

ads

Nyeri pada anus saat sembelit bisa terjadi saat buang air besar dan atau setelah buang air besar. Rasa nyeri ini biasanya berupa nyeri seperti perih dan sensasi panas pada lubang dubur atau anus. Terkadang rasa nyeri juga disertai dengan rasa gatal di sekitar area anus. Rasa nyeri ini merupakan akibat dari kotoran yang sulit dikeluarkan, terutama apabila kotoran yang dikeluarkan berukuran besar.

6. Merasa Buang Air Besar Belum Tuntas

Saat sembelit, para penderita sembelit akan merasakan buang air besar belum tuntas. Perasaan belum tuntas itulah yang menyebabkan banyak penderita sembelit untuk melakukan buang air besar lebih lama meskipun saat buang air besar mereka bisa saja mengalami kesulitan dalam mengeluarkan kotoran dan mengalami rasa sakit pada anus. Saynagnya, berlama-lama saat buang air besar tidak mengatasi perasaan buang air besar belum tuntas.

Gejala Sembelit

Gejala di atas merupakan gejala sembelit dengan tingkat keparahan ringan, yang mana jenis sembelit tersebut dapat disembuhkan tanpa bantuan dokter. Gejala di atas dapat dihilangkan dengan cara mengatasi susah BAB. Akan tetapi, sembelit dengan tingkat parah yang cukup besar harus meminta pertolongan dokter dalam mengatasinya. Segera hubungi dokter apabila Anda mengalami ciri-ciri gejala sembelit di bawah ini:

1. Darah Keluar Dari Rektum atau Anus

Kotoran yang memiliki tekstur yang lebih keras, padat, dan kering membuat para penderita sembelit mau tidak mau harus mengejan lebih keras untuk mengeluarkannya. Mengejan yang terlalu keras serta tekstur kotoran yang keras akan menyebabkan melukai rektum atau anus. Sehingga, beberapa penderita sembelit akan mengalami buang air besar disertai darah yang berwarna merah terang. Darah tersebut berasal dari anus atau rektum yang luka. Jika dibiarkan saja, anus atau rektum yang mengalami luka akan berkembang menjadi hemorhoid atau wasir.

2. Kotoran Bercampur Darah

Kotoran bercampur darah dan darah keluar dari rektum adalah dua hal yang berbeda, meskipun keduanya mengakibatkan buang air besar berdarah. Kotoran yang bercampur darah bisa menjadi pertanda bahwa ada penyakit serius lainnya yang sedang diderita, seperti kanker usus. Darah yang tercampur di dalam kotoran akibat dari penyakit berbahaya ini biasanya memiliki warna merah yang lebih gelap. Kotoran pun biasanya akan berwarna lebih gelap.

3. Sakit Perut yang Tidak Kunjung Mereda

Sakit perut memang menjadi ciri-ciri gejala sembelit yang umum. Namun, jangan dianggap remeh apabila rasa sakit perut sering muncul atau tidak kunjung mereda saat sembelit. Rasa perut sakit seperti ditusuk-tusuk tersebut bisa saja merupakan gejala dari sakit perut yang mematikan.

4. Muntah

Sembelit ringan biasanya tidak akan menyebabkan penderitanya sampai mengalami muntah-muntah. Muntah yang terjadi saat sembelit bisa menjadi gejala penyakit lain yang serius. Menghubungi dan berkonsultasi pada dokter sangat disarankan jika Anda mengalami muntah saat sembelit.

5. Sakit Punggung Bagian Bawah

Sakit punggung saat sembelit bisa menjadi gejala masalah kesehatan lain, seperti sindrom iritasi usus. Sakit punggung juga bisa diakibatkan oleh impaksi fekal, yakni komplikasi dari sembelit kronis. Impaksi fekal ini pada umumnya terjadi pada mereka yang mengalami sembelit cukup lama dan pada mereka yang sering mengonsumsi obat pencahar saat sembelit.

Sponsors Link

Selain kelima gejala sembelit parah tersebut, hubungi juga dokter jika Anda sedang sembelit mengalami gejala di bawah ini:

  1. Kesulitan buang gas
  2. Demam
  3. Sakit kepala
  4. Berat badan turun secara drastis
  5. Merasa cepat lemas
  6. Mulut berbau tak sedap
  7. Nafsu makan menurun

Itu tadi ciri-ciri gejala sembelit yang tidak boleh diabaikan yang perlu Anda ketahui. Berikut adalah beberapa tip cara mencegah sembelit agar terhindar dari sembelit:

  • Konsumsi makanan kaya akan serat secara rutin
  • Minum air putih yang cukup setiap hari, minimal 6 sampai 8 gelas per hari
  • Melakukan olahraga secara teratur
  • Jangan menahan buang air besar
  • Hindari makanan penyebab sembelit, seperti buah penyebab sembelit
  • Berhenti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol

Demikian itulah beberapa penjelasan dari ciri-ciri dan juga beberapa penjelasan gejala yang bisa anda ketahui untuk bisa segera anda atasi.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :