Sponsors Link

20 Ciri-Ciri Penyakit Lambung Bengkak yang Mudah Dikenali

Sponsors Link

Dalam istilah medis, lambung bengkak disebut juga gastritis akut atau maag akut. Hal ini umumnya disebabkan oleh tingginya kandungan asam pada lambung. Asam tersebut membuat lambung terluka sekaligus semakin memperparahnya. Seperti yang kita ketahui, asam dapat mengiritasi luka yang sakitnya tuh disini (nunjuk perut). Jika telah terlanjur mengalaminya, maka mengkonsumsi obat tukak lambung perlu dilakukan. Sebagai manusia yang ingin hidup sehat, sebaiknya kita mengenali ciri-ciri penyakit lambung bengkak. Dengan begitu, kita dapat mengobatinya sedini mungkin jika sudah mengalami beberapa ciri tersebut. Selain itu, kita juga dapat menyebarkan informasi ini ke teman-teman dan kerabat kita demi kesehatan mereka.

ads

Jika berbicara masalah kepekaan pada kode, mungkin kebanyakan dari kita akan merujuk pada si dia yang tidak peka terhadap kode yang telah diberikan atau sebaliknya. Nyatanya, banyak dari kita yang stress memikirkan masalah tersebut, stress memikirkan berbagai kemungkinan ini dan itu. Kebanyakan dari kita akan bertanya-tanya, “Apakah ia memang benar-benar tidak peka? Apakah ia begitu bebal untuk memahami kode yang tidak serumit kalkulus itu? Apakah ia ternyata peka namun menutup mata dan telinga untuk itu?”. Kegalauan tersebut benar-benar menimbulkan strees yang berdampak pada hal lain, termasuk kesehatan.

Pengenalan Awalan Penyakit Lambung Bengkak

Beberapa orang yang mengalami stress akan mencari pelampiasan. Hal yang paling sering menjadi pelampiasan adalah makanan. Ketika stress datang, makanan akan sangat jarang dijamah oleh orang-orang tersebut. Berdalih dengan alasan tidak nafsu makan akibat stress, orang-orang tersebut mulai makan tidak teratur. Awalnya, jam makan yang tidak teratur. Setelah itu, makan nasi hanya dua kali sehari. Kemudian, makan sehari sekali.

Perlu diketahui bahwa organ-organ tubuh memiliki jadwal tersendiri. Dalam hal ini, ketika kita terbiasa makan pagi-siang-malam, lalu tiba-tiba kita memutuskan untuk makan siang-malam saja, maka lambung akan tetap bekerja di waktu pagi. Ya, meskipun tidak ada makanan di waktu pagi, lambung tetap bekerja. Ketiadaan makanan membuat dinding-dinding lambung bergesekan. Gesekan tersebut memicu iritasi pada lambung. Semakin lama terjadi, pembengkakan pada lambung pun muncul. Jika pembengkakan terus berkembang, maka waspadalah terhadap gejala penyakit lambung bocor sebagai kelanjutan dari penyakit lambung bengkak. Berikut ini 20 ciri-ciri penyakit lambung bengkak yang mudah dikenali :

  1. Nyeri perut

Nyeri di area perut terutama di bagian antara tulang dada dan perut. Hal ini terjadi ketika penderita lambung bengkak makan saat perut kosong. Tidak hanya makanan pantangan bagi penderita maag, nyari perut tersebut pun datang meski memakan makanan yang tidak termasuk pantangan. Ketika ini terjadi, maka dipastikan penderita telah mengalami maag akut atau lambung bengkak.

  1. Rasa panas pada perut

Perut terasa panas akibat gesekan antara makanan dan dinding lambung yang terluka. Dalam ilmu fisika, gesekan menjadi lebih besar ketika benda bergesek dengan medan yang kasar. Berarti, semakin banyak luka bengkak yang tentunya kasar pada lambung, maka akan semakin besar pula gesekan dan rasa panas pada perut.

  1. Perut kembung

Penderita lambung bengkak selalu mengalami perut kembung. Soalnya, tingginya asam lambung membuat perut bergas. Itulah sebabnya orang yang berpenyakit maag tidak boleh memakan makanan atau minuman berkarbonasi.

  1. Mual

Asam berlebih pada lambung memunculkan rasa mual. Hal ini terjadi ketika asam lambug tersebut naik ke kerongkongan. Mual adalah indikasi bahwa lambung sedang mengalami ketidakseimbangan Ph. Ketika mual, usahakan untuk memakan makanan yang mengandung  penetralisir Ph.

  1. Muntah
Sponsors Link

Muntah adalah kelanjutan dan akhir dari rasa mual. Ketika muntah, perut terasa lebih lega karena telah mengeluarkan isi perut. Muntah menjadi peringatan bahwa makanan yang tidak cocok dengan kondisi tubuh telah masuk ke perut kita. Dalam hal ini, makanan yang dikonsumsi sebelum muntah merupakan pantangan bagi penderita lambung bengkak.  Muntah juga merupakan indikasi dari tingginya asam lambung. Hal ini dapat dirasakan saat muntah dan mulut terasa masam.

  1. Nafsu makan menghilang

Nyeri perut, rasa panas, kembung, mual, dan muntah menimbulkan rasa malas untuk makan. Kepedihan-kepedihan tersebut membuat penderita menyerah untuk makan dan tidak ingin merasakan sakit untuk kedua kalinya.

  1. Kesulitan mencerna makanan

Makanan yang berlemak, pedas, dan masam akan sangat sulit dicerna oleh lambung bengkak. Soalnya, makanan-makanan tersebut dapat memperparah bengkak pada lambung. Sebenarnya, mayoritas makanan akan sulit dicerna karena lambung bengkak tentu tidak bekerja secara maksimal. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk memakan makanan yang mudah dicerna oleh tubuh. Nah, 30 makanan untuk penderita lambung bengkak dapat menjadi solusi untuk gejala ini.

  1. Mudah lapar

Meskipun bekerja tidak maksimal, nyatanya lambung yang mengalami pembengkakan lebih cepat memproses makanan yang dicerna. Tingginya asam pada lambung membuat reaksi kimia pencernaan ini menjadi lebih cepat. Ketika lambung cepat memproses makanan, maka tentu mengakibatkan makanan meninggalkan lambung lebih cepat. Ketika perut kosong, maka rasa lapar pun muncul.

  1. Mudah kenyang
ads

Jika penderita lambung bengkak sedang makan meskipun dengan porsi yang sedikit, maka di tengah-tengah makan akan timbul rasa kenyang. Seperti yang disebutkan di atas, lambung yang bengkak lebih cepat memproses makanan yang masuk. Penting untuk diketahui bahwa saat lambung cepat memproses makanan, maka cepat pula seseorang yang sedang makan untuk merasa kenyang. Soalnya, ketika lambung bekerja, maka otak memberikan sinyal kenyang kepada tubuh.

  1. Berat badan menurun

Sebagai implementasi dari nafsu makan yang berkurang, maka berat badan pun menurun. Tidak hanya berat badan, energi atau tenaga yang dihasilkan oleh tubuh juga ikut menurun. Oleh karena itu, penderita lambung bengkak sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan berprotein tinggi namun ramah bagi lambung.

  1. Poop berdarah

Penderita maag akut atau lambung bengkak dapat mengalami poop berdarah. Hal ini terjadi karena lambung bengkak yang berdarah dilewati oleh makanan-makanan. Nah, saat sari-sari makanan telah diserap oleh usus penyerapan, maka ampas makanan siap untuk dibuang. Namun, ampas tersebut terkena darah yang berasal dari lambung. Hal inilah yang membuat ampas tersebut menjadi poop berdarah.

  1. Sering bersendawa

Ketika lambung bengkak, maka penderita akan terus menerus bersendawa. Hal ini merupakan respon dari tubuh untuk mengeluarkan gas yang terdapat dalam lambung.

  1. Air liur berlebihan pada mulut

Semakin tinggi asam lambung yaitu saat ph asam di bawah 1,5, maka produksi air liur pada mulut akan semakin bertambah. Itulah mengapa ketika kita memakan sambal dan merasa kepedasan, maka kita akan merasa banyak air liur dalam mulut. Seperti yang kita ketahui, makana pedas memicu naiknya asam lambung.

  1. Wajah menjadi pucat

Sebagai implementasi dari nafsu makan yang berkurang, maka penderita lambung bengkak hanya mengonsumsi sedikit makanan. Ketika asupan makanan berkurang, maka berkurang pula energi yang dihasilkan dari pembakaran oleh tubuh. Hasil pembakaran berupa energi atau ATP tersebut dibawa oleh darah menuju seluruh bagian tubuh, termasuk wajah. Ketika ATP sedikit, maka otomatis darah yang membawa ATP menuju wajah menjadi lebih sedikit. Kurang darah membuat wajah menjadi pucat.

  1. Mulut terasa asam dan pahit

Meskipun penderita lambung bengkak belum meminum obat, rasa pahit pada mulut pun muncul. Hal ini dikarenakan asam lambung naik ke kerongkongan. Namun, jangan khawatir dengan kondisi tersebut. Soalnya, terdapat solusi yang manjur yaitu mengkonsumsi madu. Cara mengobati luka lambung dengan madu tentu bisa menjadi solusi dari masalah ini.

  1. Laringitis atau radang pada pita suara

Ketika suara mulai parau dan hanya terdengar sayup-sayup, maka telah terjadi peradangan pada laring atau pita suara. Asam lambung berlebih tersebut naik ke laring dan membuatnya iritasi.

  1. Nyeri di ulu hati

Nyeri ulu hati (heartburn) diakibatkan oleh tingginya asam lambung. Zat asam tersebut mengiritasi ulu hati. Oleh karena itu, penderita lambung bengkak sangat dianjurkan memakan makanan yang mengandung zat anti inflamasi (anti peradangan) agar tidak sakit hati.

Sponsors Link

  1. Batuk

Ketika batuk terus menerus terjadi tanpa banyak meminum minuman dingin, maka kita harus berwaspada. Batuk mengindikasikan bahwa tenggorokan (trakea) telah dilukai oleh asam lambung. Luka pada tenggorokan

  1. Sakit di dada

Sakit atau nyeri pada dada merupakan salah satu ciri lambung bengkak. Asam berlebih pada lambung membuat luka di dada.

  1. Ada benjolan semu di kerongkongan

Jika asam lambung naik ke kerongkongan, maka kita merasa seakan-akan ada benjolan di sana. Nah, benjolan semu tersebut merupakan asam lambung. Itulah mengapa penderita lambung bengkak sering merasa sakit ketika menelan makanan.

Itulah tadi 20 ciri-ciri penyakit lambung bengkak yang mudah dikenali. Sebagaimana pepatah mahsyur yang sering kita dengar “Tak kenal maka tak sayang”, semakin kita mengenali gejala radang lambung dan usus  serta cara merawatnya, maka kita akan semakin sayang pula pada lambung kita. Oleh karena itu, sangat penting untuk peka terhadap kode-kode yang diberikan oleh tubuh kita. Sangat penting untuk mendengar suara kecil dari tubuh kita. Jangan sampai kita peka setelah diteriaki secara frontal oleh tubuh dengan penyakit-penyakit kronis. Jangan sampai ketidakpekaan berujung nestapa.

Dari ciri-ciri yang disebutkan di atas, kita juga dapat menyimpulkan bahwa penyakit lambung bengkak menyebar ke organ-organ lainnya, seperti dada, ulu hati, lidah, tenggorokan, kerongkongan, bahkan wajah. Oleh sebab itu, kita harus mengetahui cara merawat lambung yang luka agar kesehatan lambung dan organ lainnya turut terjaga.

Sponsors Link
, ,