Sponsors Link

20 Ciri-Ciri Kurang Gizi Pada Balita dan Orang Dewasa

Sponsors Link

Mengenali ciri-ciri gejala kurang gizi pada balita dan orang dewasa sudah sewajarnya dilakukan saat ini, mengingat kekurangan gizi sudah menjadi kasus kesehatan yang sering terjadi saat ini. tubuh manusia yang kekurangan gizi biasanya memiliki kondisi tubuh yang memang kekurangan nutrisi penting yang seharusnya diterima oleh tubuh untuk beraktifitas. Jika kekurangan gizi ini terus dibiarkan, maka seseorang akan mengalami penyakit gizi buruk yang membuat tubuh menjadi lemah serta fungsi alat vital tubuh menjadi tidak bekerja dengan baik.

ads

Baik itu orang dewasa maupun anak balita, bisa terkena kekurangan gizi, terlebih dalam keadaan ekonomi yang semakin tidak stabil seperti sekarang ini. Pada balita,  gejala kekurangan gizi umumnya bisa mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan anak balita. Kasus yang lebih parah lagi seperti kasus busung lapar yang pernah diderita saudara-saudara kita yang tinggal di Afrika. Kekurangan Gizi tidak selalu identik dengan masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman desa. Penduduk kota sekalipun juga bisa mengalami kekurangan gizi jika kurang memperhatikan asupan makanan bergizi setiap harinya. kekurangan gizi bisa dialami oleh balita hingga orang dewasa. Adapun gejalanya masing-masing memiliki perbedaan.

Anak balita juga rentan mengalami kekurangan gizi, karena beberapa faktor termasuk kekurangan ASI dari ibunya. jika anak balita mengalami Malnutrisi atau kurang gizi, Berikut ini Ciri-ciri kurang gizi pada anak balita:

  • Mengalami Kegagalan Pertumbuhan

Anak-anak usia balita tentunya sedang mengalami masa pertumbuhan. Jika ia mengalami kekurangan gizi maka ia tidak akan bisa mencapai ambang normal yang sesuai usianya. Berat badan serta tinggi badanya tidak akan meningkat sesuai yang seharusnya. Efeknya, anak balita ini akan terlihat lebih kurus serta lebih pendek (kecil), serta berat badan di bawah normal.

  • Kulit Menjadi Bersisik

Saat mengalami kekurangan gizi , kulitnya akan menjadi lebih kering dan bersisik. Selain itu rambutnya juga bisa menjadi lebih kering dan kusam tidak berkilau. kulit menjadi bersisik sebab sang anak balita ini kekurangan vitamin penting untuk tubuhnya yaitu protein yang bermanfaat untuk perbaikan sel yang rusak.

  • Bagian Perut dan Kaki Membengkak

Seorang anak balita yang kekurangan gizi umumnya memiliki perubahan fisik yang menonjol, karena terjadinya keracunan makanan. Bagian perut dan kakinya menjadi bengkak. Hal tersebut terjadi karena tubuhnya kekurangan nutrisi yang penting yang dibutuhkan tubuhnya. Sementara kaki menjadi bengkak karena terjadinya ederma.

  • Anak Rewel dan Sering Menangis

Biasanya, anak balita yang kekurangan gizi memiliki kebiasaan menangis berlebihan atau menjadi rewel. Seiring dengan kebiasaan tersebut, mereka juga bisa menjadi mudah marah, terlihat cemas, dan kurang tanggap menerima respons.Hal ini juga terjadi karena kurangnya asupan gizi yang cukup bagi anak balita tersebut.

  • Mengalami Sembelit Kronik

Ciri seperti ini biasanya dialami oleh anak balita yang mengalami gizi buruk dalam kategori Marasmus. Balita ini akan mengalami gizi buruk secara bertahap dan biasanya anak balita ini juga kekurangan ASI dari ibunya. Salah satu gejalanya adalah si anak akan mengalami sembelit yang cukup kronik.

  • Wajah Tampak Sembab
Sponsors Link

Kategori penderita kekurangan gizi berikutnya adalah Kwashiorkor yang kekurangan gizi karena kurang asupan protein sehingga tubuh terlalu banyak menyimpan cairan. Salah satu cirinya, anak balita akan memperlihatkan wajah yang tampak sembab dan tidak bersemangat.

  • Rambut Menjadi Kemerahan dan Mudah Rontok

Ketika anak balita mengalami gizi buruk , salah satu cirinya adalah rambutnya berubah warna menjadi kemerahan dan akan mudah rontok. Dalam hal ini, sang anak balita kekurangan protein berlebih. Coba saja perhatikan saudara-saudara kita yang mengalami busung lapar, selain kondisi tubuh yang mengkhawatirkan, keadaan rambut mereka juga seperti kering, rontok dan menjadi berwarna merah.

  • Anak Menjadi Lemas dan Lesu

karena tidak cukupnya asupan gizi yang seharusnya dimanfaatkan oleh tubuhnya, anak yang kekurangan gizi akan selalu terlihat lemas dan lesu serta kurang bergairah. Sang anak kekurangan zat penting seperti protein, karbohidrat dan zat besi yang dapat menguatkan kondisi tubuhnya.

  • Anak Tidak Mau Makan
ads

Jika anak-anak sulit untuk diberi asupan makanan, bahkan cenderung menjadi hilang nafsu makanya, anak balita tersebut bisa dikatakan kekurangan gizi. Sistem pencernaan dalam tubuhnya yang juga sangat penting cara menjaga kesehatan lambung menjadi kurang berfungsi dengan baik. selain itu anak juga kurang respon terhadap makanan yang ada, sehingga tubuhnya tampak begitu lemas.

  • Tubuhnya Menjadi Dingin

Anak balita yang kekurangan gizi, umumnya tidak seperti anak yang sedang sakit. Mereka tidak mengalami demam, justru suhu tubuh mereka menjadi dingin dan pucat. Hal ini terjadi karena tidak adanya asupan lemak yang bisa mempengaruhi keadaan suhu tubuhnya menjadi lebih hangat. Tubuhnya menjadi meringkuk dan semakin lemah.

Malnutrisi atau kekurangan gizi ternyata bisa orang dewasa alami juga. Walaupun kita merasa sehat, tubuh kita gemuk , bukan berarti kita tidak kekurangan gizi atau nutrisi baik untuk tubuh. Adapun Gejala Kurang Gizi pada Orang Dewasa sebagai berikut :

  • Mengalami Penurunan Berat Badan

Orang dewasa dalam peran enzim dalam metabolisme yang mengalami penurunan berat badan hingga 10% dari berat badan normalnya, dalam jangka waktu 3 bulan, bisa dikatakan dia mengalami gejala kekurangan gizi.

  • Memiliki Kulit Kering dan Bersisik

Jika kulit kita tiba-tiba kering disebabkan karena cuaca dingin dan kering, mungkin hal ini sudah biasa terjadi. Namun, jika yang terjadi kulit menjadi kering disertai gatal-gatal dan juga iritasi, kemungkinan ini menjadi gejala Anda kekurangan gizi dari omega 3.

  • Rambut Menjadi Tipis

Saat usia dewasa, kita mengalami rambut rontok yang jumlahnya tidak melebihi 100 helai, maka itu adalah gejala rontok yang normal. Namun, jika penipisan rambut yang terjadi cenderung berlebihan, maka tubuh Anda mungkin kekurangan gizi dari nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Biasanya, kekurangan vitamin C , biotin serta protein akan membuat rambut rontok berlebihan.

  • Kulit Terlihat Pucat

Siapa yang tidak ingin memiliki kulit yang sehat dan terawat. Namun, ketika kulit menjadi kusam dan berwarna pucat maka perlu diwaspadai. Bisa jadi, hal ini karena Anda terjadi tanda-tanda keracunan makanan dan juga kekurangan zat besi yang terdapat di dalam sel darah Anda. umumnya, sel darah merah yang Anda miliki menjadi lebih sedikit, sehingga menimbulkan efek warna kulit yang lebih pucat. Kesan pucat ini juga terlihat jelas dibagian kelopak mata dan dinding bagian dalam pipi kita lebih tegas.

  • Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Bibir kering biasanya terjadi saat kita sedang panas dalam atau keadaan cuaca sedang dingin. Untuk mengurangi bibir kering kita bisa menggunakan lipbalm secara teratur. Namun, jika gejala bibir kering ini begitu parah, hingga bibir pecah-pecah dan terasa sakit, bisa jadi ini karena kita kekurangan  vitamin B2 (riboflavin).

  • Mengalami Luka yang Lama Sembuhnya

Saat kita sedang terluka di bagian luar tubuh kita, namun kita melihat luka tersebut tidak kunjung pulih, maka bisa jadi ini karena Anda kekurangan Gizi, yaitu kekurangan protein. Protein dapat membantu tubuh untuk memperbaiki sel yang rusak.

  • Tubuh Mudah Lelah
Sponsors Link

Jika kondisi tubuh sering merasa kelelahan, ini juga bisa menjadi ciri Anda kekurangan gizi. Jika saat pagi hari dan belum melakukan banyak aktifitas, namun Anda sudah merasa begitu lelah, Anda kekurangan banyak nutrisi yang diperlukan tubuh, seperti karbohidrat yang merupakan sumber energi tinggi untuk tubuh.

  • Tidak Mudah Konsentrasi

Aktifitas yang harus dilakukan setiap harinya, tentu membutuhkan energi maksimal agar bisa melewatinya dengan maksimal juga. Namun, saat tubuh kita kekurangan gizi, dan akibat kurang serat akan membuat tubuh kita akan kekurangan energi dan kita menjadi sulit untuk bisa konsentrasi. Kurangnya konsentrasi ketika belajar atau bekerja tentunya bisa menganggu aktifitas sehari-hari kita.

  • Kehilangan Selera Makan

seseorang yang kekurangan gizi juga biasanya hilang selera makannya. Jika biasanya ada banyak asupan makanan yang dikonsumsi, ketika gizi yang diperlukan tubuh tidak terserap, maka kinerja sistem pencernaan tidak bekerja secara optimal. perasaan malas untuk makan cenderung muncul.

  • Mudah Terkena Infeksi

Saat mengalami kekurangan Gizi, sistem imun atau sistem kekebalan tubuh kita juga menjadi menurun. Oleh sebab itu, sangat mudah untuk kita terkena infeksi. jika infeksi sudah berubah menjadi luka, maka luka tersebut juga akan cukup lama untuk pulih kembali. Hal ini terjadi karena tubuh kita kekurangan protein dalam waktu yang lama.

kekurangan gizi bisa dialami oleh siapa saja yang memang kekurangan asupan nutrisi yang diperlukan tubuhnya. Kita bisa melakukan check up ke dokter jika 20 ciri-ciri kurang gizi pada balita dan orang dewasa diatas terjadi pada kita. dengan begitu, kita bisa mengetahui apakah asupan nutrisi kita masih di batas normal atau sebaliknya.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :