Sponsors Link

Ciri-Ciri Diare Akan Sembuh, Ketahui 6 Awal Tanda-tandanya

Sponsors Link

Diare adalah suatu kondisi kelainan kesehatan pada system pencernaan kita, dimana kita akan mengeluarkan tinja yang berbentuk cair, dengan frekuensi yang lebih sering daripada sebelumnya. Umumnya, secara normal seseorang akan melakukan buang air besar atau BAB, sebanyak 3 – 5  dalam satu minggu. Namun, pada saat diare, 3-5 kali dalam sehari, kita bisa terus BAB. Biasanya akan menghabiskan waktu hingga 1 mingguan. Umumnya, diare banyak dialami oleh balita dengan angka prevalensi 16.7%. Di Indonesia sendiri, Diare masih merupakan masalah kesehatan yang cukup besar dalam masyarakat kita. Departemen Kesehatan RI telah melakukan riset tentang diare di tahun 2007. Penyakit gejala radang usus besar diare tersebut rupanya ada di peringkat ke-13 sebagai penyakit yang menyebabkan kematian kepada semua umur dalam jumlah proporsi sebesar 3.5%. Selain itu, diare juga merupakan penyakit menular yang menyebabkan kematian dengan urutan ke-3 setelah penyakit Pneomonia dan TBC ( penyakit paru-paru).

ads

Diare termasuk penyakit yang memiliki dampak cukup fatal dan menyebabkan penderitanya mengalami dehidrasi, karena kehilangan banyak cairan tubuh. Namun, diare juga terkadang dianggap sebagai penyakit yang sepela karena banyak dialami orang dan bisa sembuh dengan sendirinya, atau dengan perawatan alami.

Gejala Diare

Seseorang yang menderita diare akut, biasanya setelah 5 hari akan segera pulih. Namun, jika sakit diare yang terjadi melebihi 5 hari, bahkan hingga 1 bulan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter. Diare yang berkepanjangan semacam itu, biasanya dipicu oleh gejala akibat kelebihan serat penyakit lainya. Selain mual dan muntah, tinja yang dikeluarkan juga terkadang mengalami pendarahan di dalam anus. Diare yang kronis atau diare yang berkepanjangan ini, bisa menyebabkan dehidrasi pada pasienya. Dehidrasi semacam ini jangan dibiarkan, karena akan berdampak buruk bagi tubuh kita. Ciri-ciri anak yang menderita diare yang terkena dehidrasi, biasanya sering penyebab mencret buang air kecil, kulit terlihat pucat dan agak berbintik, serta tangan dan kakinya dingin. Sedangkan pada orang dewasa, gejalanya disertai dengan kram otot, lidah kering serta selalu mengalami kelelahan.

Gejala diare yang cukup sering dialami sebagian orang, sebagai berikut :

  1. Nafsu makan menurun
  2. Sakit kepala
  3. Mual dan muntah

Untuk mengetahui apakah kita sedang mengalami diare atau tidak, bisa terdeteksi dengan mengenali gejala-gejalanya. Orang yang akan mengalami diare, biasanya akan merasa sakit perut dan ingin mengeluarkan feses yang encer. Selain itu, diare juga bisa disertai dengan gangguan lainya, seperti radang usus dan lainya. Tidak sedikit juga, orang yang mengalami diare dengan sedikit demam dan mengalami kram perut yang cukup hebat. Orang dewasa dan anak-anak yang mengalami infeksi pada usus, biasanya bisa terserang diare. Usus bisa terinfeksi, sebab seseorang telah mengkonsumsi makanan makanan bergizi untuk anak yang ternyata kurang bersih dan sudah terkontaminasi. Salah satu virus dan bakteri yang menyebabkan infeksi tersebut adalah rotavirus dan norovirus serta parasit.

Beberapa faktor ini juga dapat menimbulkan diare :

  1. Faktor psikologi seperti stressa dan gelisah
  2. Adanya efek samping obat tertentu
  3. Mengkonsumsi minuman beralkohol serta kopi secara berlebihan

Cara Mencegah Diare

Penyakit Diare yang parah biasanya akan menyebabkan dehidrasi. Ketika melakukan check up ke dokter ahli, biasanya pasien akan ditanyai pertanyaan seputar gejala apa saja yang dihadapi pasien sebelum mengalami diare. Dokter juga biasanya melakukan pemeriksaan fisik. Sebagian dokter juga memeriksa bagian rectum pasienya, meneliti sampel tinja pasien serta melakukan cek darah.

Perlu kita ketahui, bahwa penyakit diare ternyata merupakan salah satu penyakit yang menular. Jika salah satu anggota keluarga mengalami diare, dan anggota keluarga lainya kontak langsung dengan penderita, maka kemungkinan diare ini bisa menyebar. Namun, kita bisa melakukan pencegahan sejak dini. beberapa tindakan pencegahan tersebut seperti berikut:

Sponsors Link

  • Minimalisir Terjadinya Dehidrasi 

Gejala diare yang parah biasanya akan menuju pada dehidrasi. Dehidrasi mungkin seperti gejala ringan untuk setiap penyakit, namun dehidrasi ternyata bisa menyebabkan kematian. Khususnya jika dialami anak-anak. Anak-anak memiliki kekebalan tubuh yang lebih lemah dibandingkan orang dewasa, sehingga anak-anak harus lebih waspada saat mengalami diare. Berikan minum dengan cukup sering, saat anak sedang diare.

  • Berikan Oralit

Penderita diare disarankan untuk meminum cairan khusus, seperti Oralit. Oralit dapat menghindarkan penderita diare dari dehidrasi yang tinggi. Adapun takaran pemakaianya, disesuaikan dengan resep dan usia penderita diare itu sendiri. Jangan langsung meminum oralit jika belum ada rujukan dari dokter Anda.

  • Konsumsi Obat Antidiare Khusus

Pengobatan diare lainnya adalah dengan mengkonsumsi obat antidiare. Obat semacam ini lebih cocok dikonsumsi oleh penderita diare, dengan kesibukan yang cukup tinggi. Salah satu obat obat usus buntu tanpa operasi antidiare yang bisa dikonsumsi adalah loperamide dan tidak dianjurkan untuk anak-anak.

ads

Pencegahan lainya untuk penyakit diare dapat dilakukan dengan hal yang cukup sederhana, namun penting untuk diingat. Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah diare dan mencegah kontaminasi virus diare :

  1. Mencuci tangan sebelum memakan makanan.
  2. Memisahkan makanan yang matang dari makanan yang mentah.
  3. Menghindari makan makanan yang jauh dari kebersihan.
  4. Tidak meminum air keran.
  5. Memilih bahan makanan yang masih segar.
  6. Menyimpan makanan di kulkas agar tidak terpapar sinar matahari langsung.

Selain itu, untuk menghindarkan anggota keluarga kita dari virus penyebab diare, maka kita bisa melakukan beberapa hal berikut :

  1. Membersihkan toilet dengan menggunakan disinfektan khusus, setiap selesai buang air besar.
  2. Hindari penggunaan handuk dan peralatan makan secara bersamaan untuk anggota keluarga.
  3. Setelah diare mulai sembuh, sebaiknya tetap tinggal di rumah hingga 48 jam.
  4. Menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan setiap selesai dari toilet dan setiap hendak menyiapkan makanan.

Tanda-tanda Sudah Tidak Diare

Setelah melakukan tindakan pencegahan untuk diare, seseorang akan memasuki masa penyembuhan pasca terkena diare. Sebenarnya tidak ada ciri-ciri khusus bagi orang yang akan sembuh dari penyakit ciri-ciri diare akan sembuh yang dideritanya. Namun, beberapa hal berikut bisa disebut sebagai tanda seseorang akan segera pulih dari diare, sebagai berikut:

  • Selera makan kembali normal

Saat diare sudah menjelang 5 hari, jika gejalanya tidak berat maka akan menuju pemulihan. Ketika diare masih berlangsung, biasanya seseorang akan kehilangan selera makanya. Selain itu, tidak sembarang makanan bisa dikonsumsi saat diare. Jika diare ini menuju pemulihan, maka selera makan akan mulai muncul, walaupun kita harus memilih jenis makanan yang cocok untuk pasca diare.

  • Perut tidak lagi Nyeri

Salah satu gejala yang umum dirasakan ketika seseorang mengalami diare adalah perut menjadi nyeri. Nyeri di bagian perut ini seperti ada sesuatu yang menghalangi diantara perut dan lambung kita. Namun, ketika diare mulai sembuh, biasanya rasa sakit nyeri pada perut ini perlahan akan hilang.

  • BAB mulai normal

Bukan berarti setelah ciri-ciri diare akan sembuh, kegiatan BAB akan langsung berjalan normal. Biasanya, ketika diare akan sembuh, kita bisa saja mengalami sembelit untuk 1-2 hari. Hal itu merupakan salah satu proses perubahan tinja yang tadinya cair menjadi padat kembali. Setelah itu, BAB Anda akan mulai normal kembali.

  • Tidak dehidrasi
Sponsors Link

Saat mengalami diare yang cukup panjang, dehidrasi menjadi salah satu hal yang cukup ditakutkan, khususnya pada anak-anak. Dehidrasi ini muncul karena banyaknya cairan yang keluar dari tubuh (dalam bentuk tinja cair). Ketika diare akan sembuh, dehidrasi ini akan lebih berkurang.

  • Nyaman Ketika Makan

Pasca diare, pasien diare biasanya belum diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan umum, seperti makanan pedas dan asam. Namun, beberapa makanan sehat seperti oatmeal atau buah-buahan bisa dikonsumsi. Jika saat mengkonsumsi makanan tersebut, keadaan perut sudah tidak bergejolak dan nyaman, maka itu merupakan ciri diare akan sembuh.

  • Tidak Lagi Merasa Lemas

Saat mengalami diare, seseorang akan terus melakukan BAB sehingga membuat kondisi tubuhnya menjadi lemas. Rasa lemas tersebut juga bisa diakibatkan karena dehidrasi. Namun, jika diare sudah akan sembuh, maka rasa lemas semacam ini tidak lagi muncul. Kondisi tubuh akan kembali pulih secara perlahan.

Seseorang yang mengalami diare dalam kasus ringan, umumnya bisa segera sembuh setelah 5 hingga 7 hari. Namun, dalam kasus yang berat, diare bisa terjadi secara berkepanjangan  dan biasanya disertai keluhan penyakit lainya. Untuk diare ringan, ketika diberikan obat, biasanya diare sudah mulai menunjukan kesembuhan dengan sendirinya. Sementara untuk diare berkepanjangan, diperlukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter ahli dan kesembuhan di dapat setelah jangka waktu tertentu. Ciri-ciri diare akan sembuh diatas merupakan gambaran yang dapat memastikan apakah gejala diare yang diderita sudah mulai pulih atau tidak.

Nah, itulah beberapa ulasan sekilas dari ciri-ciri diare anda sudah mulai mengalami beberapa kesembuhan. Namun, tetap anda harus waspada agar diare tidak datang lagi kepada anda.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Diare