Sponsors Link

20 Ciri-Ciri Cacingan Pada Anak Usia 1-2 Tahun yang Mudah di Kenali

Sponsors Link

Ketika anak-anak mengalami cacingan, tentunya para orang tua harus lebih waspada. Cacingan merupakan kondisi kesehatan yang  sering dialami anak-anak, khususnya dalam usia pertumbuhan.  Tahukah Anda bahwa cacingan pada anak-anak disebabkan oleh beberapa parasit  cacing kecil seperti pita, kremi dan cacing tambang.

ads

Secara umum, diperkirakan sekitar 60% orang yang tinggal di Indonesia terkena cacingan. Paling banyak diderita oleh rentang usia 5 hingga 14 tahun. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti faktor iklim kita yang cenderung tropis, kurang menjaga kebersihan tubuh, keadaan sosial ekonomi, keadaan sanitasi yang buruk dan meningkatnya populasi penduduk di Indonesia.

Beberapa jenis cacing tersebut dapat masuk ke dalam tubuh, karena anak mengkonsumsi makanan yang kurang bersih dan membuat telur cacing yang obat tradisional radang usus terdapat pada makanan penyebab busung lapar kurang bersih  tersebut tertelan dan mampu berkembang biak dalam perut anak. Jenis parasit cacing tersebut biasanya akan berkembang biak di bagian usus halus atau usus 12 jari kita.

Proses Masuknya Parasit Cacing ke Tubuh Manusia

Penyakit cacingan, khususnya ciri-ciri cacingan pada anak-anak biasanya terjadi cukup mendadak. Sebelumnya, anak-anak tidak mengeluhkan sakit apa-apa, namun jika sudah terkena cacingan secara perlahan anak bisa mengalami gangguan cara mengatasi perut begah nutrisi bahkan hingga anemia. Selain itu, penyakit cacingan juga bisa menghambat perkembangan otak yang mempengaruhi kecerdasan pada anak-anak.

Kita mungkin perlu mengetahui, bagaimana cara cacing penyebab penyakit tersebut bisa masuk ke dalam tubuh manusia. Secara garis besar, khususnya  anak-anak sangat mudah terjangkiti larva telur cacing, ketika mereka bermain di tempat yang kotor tanpa menggunakan pelindung alas kaki. selain itu, makanan kotor juga bisa menjadi tempat favorit telur-telur cacing yang akhirnya bisa masuk dengan mudah ke tubuh anak-anak. Seperti apa prosesnya?  berikut ini 3 proses larva telur cacing bisa masuk ke dalam tubuh manusia :

  • Larva Telur Cacing Masuk ke Tubuh Lewat Pori-Pori Kulit

Anak-anak yang cukup sering bermain dengan tanah, juga bisa terkena cacingan. Hal ini diakibatkan oleh larva cacing yang berasal dari tanah, dan masuk ke dalam pori-pori kulit  tubuh anak. Biasanya, saat bermain tanah, anak-anak bertelanjang kaki dan saat itulah ia menginjak larva telur yang masuk dengan mudah ke dalam kulit kakinya. Setelah itu, anak akan merasa gatal-gatal.

  • Larva Telur Cacing Masuk ke Tubuh Lewat Konsumsi Makanan Terkontaminasi

Cacing atau parasit tersebut dapat masuk ke dalam tubuh manusia , dari makanan dan minuman yang dikonsumsi dan sudah terkontaminasi. Makanan atau minuman tersebut telah tercemar oleh telur atau larva cacing. Selain lewat makanan, telur cacing bisa masuk ke tubuh manusia lewat debu. Telur cacing yang berada di wilayah kotor akan mengering dan menempel dengan debu.

  • Larva Telur Cacing Menempel pada Makanan Karena Makanan Tidak Dilindungi

Kemudian, debu tersebut juga hinggap di makanan yang dijual di pinggir jalan atau tempat yang sering dipegang tangan manusia. Setelah masuk ke dalam tubuh, telur ini berkembang menjadi parasit cacing dan berkembang biak membentuk sebuah koloni. Koloni parasit itu akan menyerap sari makanan makanan pasca operasi usus buntu yang mengandung protein dan gizi penting untuk tubuh.

Ciri-ciri Cacingan Terjadi Pada Anak-Anak

Sponsors Link

Sebagai orang tua, sebaiknya kita mulai memperhatikan keadaan lingkungan sekitar buah hati kita. Pastikan lingkunganya selalu bersih , sehingga anak-anak akan aman ketika hendak makan atau minum sesuatu. Seperti apa ciri-ciri anak yang terkena cacingan?

Berikut ini 12 ciri- ciri cacingan pada anak secara umum, dan 8 ciri cacingan pada anak yang dilihat berdasarkan jenis cacing yang menjangkiti tubuhnya :

  • Berat Badan Sulit Bertambah

Dalam masa pertumbuhan, biasanya nafsu makan anak akan cukup besar. Tidak menjadi masalah jika anak ingin menikmati setiap makanan yang disediakan dihadapanya.  Yang cukup mengkhawatirkan adalah ketika nafsu makanya besar, cukup sering makan, namun berat badanya tidak juga bertambah. Bisa jadi, sari makanan yang masuk ke dalam tubuhnya juga diserap oleh cacing-cacing parasit yang terdalam di bagian system pencernaanya.

  • Kehilangan Nafsu Makan

Sebaliknya dari kasus ciri-ciri yang pertama, kali ini anak malah kehilangan nafsu makanya. Jika sebelumnya anak Anda sangat suka makan dan terlihat bersemangat ketika makan, ternyata dia menjadi susah makan dan cenderung tidak ingin makan. Ciri seperti ini bisa jadi merupakan salah satu gejala penyebab perut buncit cacingan.

  • Tubuh Anak Lesu dan Lemas
ads

Ciri berikutnya adalah tubuh yang menjadi lesu juga lemas. Anak yang menjadi menurun nafsu makanya, akan mengalami lesu dan lemah yang cukup memperihatinkan. Sebaiknya, Anda segera membawa anak untuk berkonsultasi kepada dokter anak. Dikhawatirkan, jika dibiarkan cukup lama, sang anak akan mengalami pertumbuhan yang lambat.

  • Sering Gatal-Gatal

Anak yang sedang mengalami cacingan juga sering menunjukan ciri gatal-gatal pada bagian tubuhnya. Cacing parasit tersebut, ternyata dapat menembus organ-organ seperti mata hingga anus. Pada bagian tersebut anak akan mengeluhkan sering mengalami gatal-gatal dan membuatnya kurang nyaman ketika beraktifitas. Disarankan untuk segera memeriksakan anak ke dokter, agar ditangani dengan tepat.

  • Sering Mengalami Batuk dan Pilek

Ternyata anak-anak yang rentan terkena pilek dan batuk juga bisa terindikasi penyakit cacingan. Batuk dan pilek tersebut bisa jadi bukan karena sang anak mengalami radang tenggorokan, tapi karena adanya larva telur cacing yang tertelan ke dalam tubuh. Setelah itu, larva tersebut bisa masuk ke bagian pembuluh darah dan jantung. Sebab itulah, mereka sering batuk dan tentunya sang anak memerlukan perawatan medis yang cukup serius.

  • Perutnya Buncit dan Tubuhnya Kurus

Sudah menjadi gejala umum yang diketahui orang, jika seseorang mengalami cacingan, biasanya bagian perutnya menjadi buncit dan tubuhnya menjadi kurus. Hal ini terjadi karena parasit cacing tersebut sudah berkembang biak dalam perut dan merusak penyerapan sari makanan yang seharusnya menjadi nutrisi bagi tubuh. Selain itu, karena nafsu makan yang jadi hilang, pantas saja tubuh anak tersebut juga menjadi kurus.

  • Saluran Pernafasan Cukup Terganggu

Sifat parasit cacing tadi, yang mampu menembus organ-organ tubuh manusia, parasit ini juga tidak membutuhkan waktu lama untuk menembus organ paru-paru , darah manusia dan ke organ penyebab mencret tertentu. Cacing tersebut dapat masuk ke bagian saluran kelenjar getah bening juga, sehingga anak akan mengalami cacingan disertai gejala batuk dan pilek dalam waktu cukup lama.

  • Wajahnya Tampak Pucat

Anak yang terkena cacingan juga memperlihatkan ciri yang mudah dikenali, yaitu wajahnya menjadi pucat. Hal ini terjadi karena sang anak berkurang nafsu makanya, sehingga menjadi lesu dan membuat wajahnya kurang bercahaya. Selain itu, tubuhnya juga sangat lemah dan menjadi kurang berenergi.

  • Kekurangan Darah

Salah satu parasit yang menyebabkan cacingan pada anak adalah cacing tambang. Parasit ini jika masuk ke dalam perut, maka akan menghisap darah dalam tubuh ciri-ciri diare sembuh sang anak. Akibatnya, selain kekurangan nutrisi, sang anak juga bisa mengalami kekurangan darah. Sebaiknya, segera dilakukan pencegahan atau konsultasi ke dokter.

  • Terasa Nyeri di Bagian Perut

Anak yang sedang mengalami cacingan juga sering mengeluhkan rasa sakit di bagian perutnya. Hal tersebut bisa disebabkan oleh gejala lainya seperti diare yang disebabkan cacing parasit di dalam usus sang anak. Jika keluhan demikian, disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sponsors Link

  • Mengalami Gangguan Tidur

Anak-anak yang mengalami cacingan juga bisa terganggu waktu tidurnya.  Jam tidur anak mulai tidak stabil, karena biasanya mereka akan mengeluhkan gatal-gatal yang muncul saat tengah malam. Parasit cacing tersebut rupanya mulai bertelur di bagian anus anak-anak yang mengalami cacingan. Rasa gatal sekitar anus itulah yang bisa mengganggu waktu tidur mereka.

  • Mengalami Malabsorpsi Nutrisi

Ketika anak cacingan, mereka akan mengalami malabsorpsi nutrisi yang cukup parah. Nutrisi yang masuk ke tubuh anak, yang berasal dari makanan seharusnya bisa diedarkan ke seluruh tubuhnya, untuk tenaga dan vitamin baru. Tapi, saat anak cacingan proses ini menjadi terhambat. Nutrisi tersebut malah diserap oleh parasit cacing di dalam perut.

Selain ke-12 gejala umum tadi, penyakit cacingan juga bisa menunjukan ciri yang diakibatkan dari jenis cacing parasit yang masuk ke dalam tubuh si anak. Misalnya, jika cacing pita yang masuk ke tubuhnya, anak-anak bisa mengalami mual dan muntah, bahkan hingga kulit yang menjadi ruam. Adapun 8 ciri-ciri cacingan lainya pada anak, sebagai berikut :

  • Mengalami Diare
  • Mengalami Anemia
  • Terjadi Pembengkakan organ Pankreas
  • Pembengkakan organ hati
  • Kulit menjadi ruam
  • Mengalami Mual dan Muntah
  • Mengalami Demam
  • Selalu Gelisah dan Menangis

Beberapa penjelasan mengenai ciri-ciri cacingan pada anak di atas, diharapkan dapat memberikan gambaran secara umum tentang penyakit cacingan. Dengan begitu, para orang tua bisa lebih waspada, jika anak-anaknya tertular dan mengalami penyakit cacingan. Kebersihan dan kesehatan anak tentu harus kita perhatikan untuk masa depanya nanti.

Sangat penting untuk menerapkan pola hidup sehat, pada anak zaman sekarang. Ajarkan anak-anak agar lebih rajin untuk menjaga kebersihan tubuhnya sendiri serta kebersihan lingkungan sekitarnya. Jika anak terlanjur cacingan, ambil tindakan yang dapat mempercepat proses kesembuhan mereka. Penyakit cacingan pada anak sebaiknya kita waspadai agar kesehatan anak bisa lebih terjaga.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Cacingan