Sponsors Link

7 Ciri Asites yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Sudah pernah mendengar istilah kelainan Asites? Asites merupakan penimbunan cairan yang terjadi di dalam rongga perut atau peritoneum yang tampak tidak normal. Asites umumnya disebabkan oleh beberapa penyakit seperti kanker, sirosis hati serta gagal jantung. Asites ini muncul berupa cairan yang warnanya kuning juga bening dan memenuhi rongga perut yang berada tepat pada diafragma di bagian bawah rongga dada.

ads

Perlu kita ketahui, terdapat 2 tipe asites yaitu transudat dan eksudat. Tipe ini diklasifikasikan berdasarkan kandungan protein yang terdapat pada cairan asites tersebut.  Kemajuan teknologi, memungkinkan jumlah albumin pada cairan asites dibandingkan albumin yang cara mengobati hernia tanpa operasi terdapat pada serum (aliran darah). Teknologi ini dinamakan Serum Asites Gradien Albumin (SAAG).

  • Asites yang disebabkan karena hipertensi portal (gagal jantung, sirosis) memiliki SAAG lebih dari 1.1
  • Asites yang disebabkan oleh penyebab lainya (pankreasitis dan maligna) memiliki SAAG kurang dari 1.1

Seseorang yang mengalami kelainan asites, dapat dikenali dari membengkaknya bagian perut. Namun, sebelum itu, biasanya ada beberapa tanda-tanda atau ciri dari munculnya kelainan penyakit asites ini tanpa sebab yang jelas. Adapun beberapa ciri-ciri munculnya kelainan asites sebagai berikut :

  • Sakit perut berkepanjangan

salah satu ciri seseorang mengalami asites adalah merasakan sakit perut berkepanjangan. Sakit perutnya bisa terasa berkali-kali dan dalam waktu yang cukup lama.

  • Mengalami Demam

Setelah gejala pertama , umumnya penderita asites juga mengalami akibat usus buntu pecah demam, sama hal nya dengan gangguan penyakit lain seperti diare dan lainya.

  • Sesak Napas

Penderita asites juga mengalami sesak napas yang cukup membuatnya sulit untuk bernapas dalam keadaan normal. sesak napas ini juga disebabkan karena keadaan perut yang membesar.

  • Perut kembung

Perut kembung juga tidak hanya dialami ketika menderita sakit maag. Perut kembung juga bisa jadi pertanda seseorang mengalami asites.

  • Mual dan muntah

Karena perut kembung salah satu  gejala awal dari asites, biasanya tanda-tanda lain yang muncul adalah mual dan muntah.

  • Penurunan Nafsu Makan

Terkadang tanda yang muncul bisa berupa menurunya nafsu makan penyebab kentut berbau busuk penderita asites. hal itu bisa disebabkan oleh keadaan perut yang membesar dan menghambat pencernaan.

  • Pembengkakan tungkai dan kaki

Tanda penyakit asites juga ditandai dengan membengkaknya bagian tungkai kaki. Bisa jadi karena cairan yang berada dalam rongga perut pasien mengandung banyak protein, sehingga membuat kaki menjadi bengkak.

 Penelitian Tentang Asites

Asites akut bisa juga terjadi karena gejala komplikasi dari trauma, radang usus buntu, perforasi ulkus, peradangan dari usus besar atau organ berbentuk tabung (diverticulitis). Kondisi ini cukup berbahaya dan dapat berkembang ketika cairan dari usus, empedu, pankreas jus atau bakteri yang menyerang membran. Membran ini memiliki tekstur yang halus dan transparan, melapisi bagian dalam perut. Asites memang erat kaitanya dengan penyakit hati.

Sponsors Link

Berdasarkan dari pemaparan artikel macmillan.org.uk , cairan yang terdapat pada rongga perut ternyata dihasilkan oleh membrane peritoneum. Membran ini memiliki 2 lapisan dengan satu garis lapisan pada bagian dinding perut serta lapisan lainya yang meliputi organ dalam perut. Cairan ini dapat menjadi pelumas , sehingga organ-organ perut dapat bergerak dengan mulus. Namun, jika cairan yang dihasilkan ini melebihi batas normal, akan terjadi penumpukan yang menyebabkan perut membesar.

Penyebab Asites

Seperti telah diuraikan secara umum di atas, bahwa penyebab dari kelainan penyakit asites ini biasanya karena penyakit sirosis hati, atau kanker dan gagal jantung. Namun, asites penanganan peritonitis juga rupanya bisa muncul karena beberapa penyebab berikut ini :

  • Sakit Hepatitis B dan C
  • Meningkatnya tekanan pada aliran darah ke bagian organ hati (hipertensi) serta penurunan protein albumin pada tekanan darah
  • Terjadi penumpukan cairan garam pada tubuh kita. Asites ini biasanya dikaitkan dengan terkumpulnya cairan karena sakit gagal ginjal dan juga gagal jantung
  • Memiliki tumor atau gumpalan darah pada perut
  • Mengalami peradangan pankreas atau pankreasitis, karena trauma pada organ pankreas
  • Kanker pankreas dalam rongga perut
  • Kanker rahim
  • Kelainan limfoma
ads

Mengatasi Asites

Anda yang mengalami beberapa gejala dan penyebab di atas, mungkin fungsi usus halus dalam proses pencernaan dapat segera berkonsultasi dengan pihak dokter terkait, untuk dilakukan diagnosis. Dokter akan mendiagnosa dengan melakukan pemeriksaan fisik serta darah. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan pada fungsi hati, elektrolit, ginjal juga kadar albumin pada darah kita.

Semakin menguatkan diagnose, dokter bisa melakukan pemeriksaan fisik lanjutan dengan pemeriksaan USG atau CT Scan perut, untuk mendeteksi kelainan penyakit asites. Kemudian, dokter akan mempertimbangkan, seberapa cepat penimbunan cairan ini terjadi dan seperti apa dampak yang dialami penderita  saat ini?

Penanganan Asites

Sebelum dilakukan diagnose terhadap keseluruhan fisik atau tubuh pasien, cairan asites itu sendiri harus dianalisis terlebih dulu. Analisis yang dilakukan seperti berikut :

  • Gradien serum asites albumin (SAAG) harus dihitung dengan cara mengurangkan antara konsentrasi albumin dari cairan asites dengan albumin dari serum specimen, pada hari yang sama
  • Biasanya konsentrasi amylase akan meningkat pada asites pankreas
  • Konsentrasi trigilserida yang cukup tinggi adalah asites chylous
  • Sel darah putih juga akan dianalisis , jika lebih besar dari 350 microlitter maka itu sugestif dari infeksi
  • Sel darah merah jumlahnya lebih besar dari 50 ribu mikrolitter maka itu merupakan asites hemoragik disebabkan oleh trauma
  • Pewarnaan gram dan kultur yang dapat membantu diagnosis keberadaan bakteri
  • pH kurang dari 7 itu juga menunjukan ada bakteri
  • Sitologi dapat positif dalam keganasan

Melihat diagnosa dan beberapa ciri serta gelajanya, asites cukup membuat kita takut untuk mengalaminya. Namun, kelainan asites ini masih bisa ditangani dengan beberapa cara berikut ini:

  • Hentikan konsumsi minuman Alkohol

Bagi Anda yang cukup sering mengkonsumsi minuman beralkohol, sebaiknya minimalkan dari sekarang, untuk mencegah agar organ hati tidak semakin rusak. Beberapa jenis Fungsi enzim katalase obat seperti parasetamol juga harus dihentikan penggunaanya.

  • Obat Diuretik

Melakukan pengobatan diuretic, bersama degan diet rendah garam, dapat membuang kelebihan cairan dalam garam dengan sangat efektif.

  • Diet Rendah Garam

Orang yang menderita asites, harus membatasi asupan garam hingga kurang dari 2 gram per hari.

  • Paracentesis

Paracentesis merupakan sebuah proses untuk menempatkan jarum ke dalam rongga perut. Fungsinya jarum itu akan mengeluarkan sedikit demi sedikit cairan yang terdapat pada rongga perut. Proses ini dilakukan jika cairan yang muncul terbentuk dengan sangat cepat.

Sponsors Link

  • Menimbang Berat Badan berkala

Coba anda lakukan penimbangan berat badan, untuk memantau kandungan manfaat daun sirih untuk lambung cairan dalam tubuh.  Normalnya, berat badan harus turun setiap 1 kg per harinya.

  • Operasi

Beberapa cara penanganan di atas mungkin belum maksimal hasilnya, maka bisa melakukan prosedur operasi saja, dengan cara melakukan pembedahan.

Derajat Asites

  • Derajat asites dapat ditentukan dengan cara semikuantitatif, pembagianya sebagai berikut :
  • Jika terdekteksi pemeriksaan fisik harus sangat teliti
  • Mudah diketahui dengan melakukan pemeriksaan fisik, dengan jumlah cairan yang minimal
  • Bisa dilihat tanpa harus melakukan pemeriksaan fisik khusus, namun permukaan abdomen tidak tegang
  • Asites dengan jumlah cairan massive

Selain dengan beberapa cara pengobatan di atas, penyakit asites juga dapat diatasi dengan obat tradisional yang biasa kita temui dalam kehidupan sehari- hari.

Sponsors Link
, ,
Oleh :