Sponsors Link

2 Cara Penularan Penyakit Disentri Secara Langsung dan Tidak Langsung

Sponsors Link

Perlu kita ketahui, bahwa disentri merupakan penyakit berupa gangguan pada organ usus yang ditandai dengan suatu gejala buang air besar bercampur darah dan lendir. Disentri juga bisa dikatakan sebagai penyakit yang disebabkan karena terjadinya peradangan pada bagian gejala radang usus besar usus besar kita. Penyakit disentri termasuk penyakit yang menular , sehingga kita harus lebih waspada agar tidak tertular penyakit disentri tersebut.

ads

Saat seseorang mengalami disentri, baik anak-anak maupun orang dewasa, biasanya sakit ini akan muncul secara mendadak. Karena penyakit ini menyebabkan gangguan pada salah satu organ pencernaan kita, maka bisa dikatakan disentri juga merupakan salah satu gejala diare yang cukup parah. Disentri ini umumnya disebabkan oleh infeksi parasit amoeba atau entamoeba histolytica pada bagian usus kita.

Tipe-tipe Penyakit Disentri

Tidak hanya parasit jenis amoeba yang menyebabkan disentri, bakteri lain seperti shigella dan jenis disentri basiler, merupakan penyebab disentri yang biasanya menular melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi oleh kotoran dan bakteri tersebut, yang akibat kelebihan serat dibawa oleh serangga seperti lalat. Lalat merupakan jenis serangga yang sering hinggap di tempat bau dan kotor yang pastinya membawa bakteri dan menyebarkanya ke tempat lain.

Umumnya, penyakit disentri yang mirip seperti penyakit diare ini ditularkan melalui tinja yang ternyata mengandung kuman penyebab diare. Ketika sumber air di lokasi rumah tercemar kuman tersebut, serta dikonsumsi, maka penularan penyakit ciri ciri diare sembuh disentri ini akan lebih cepat terjadi. Kita juga perlu berhati-hati ketika akan memberikan minum atau makan kepada anak-anak atau bayi, dengan mencuci tangan sebelum memberikan mereka makanan.

Ternyata penyakit disentri ini memiliki dua tipe yang dibedakan berdasarkan pemicunya. Berikut penjelasan mengenai 2 tipe disentri tersebut:

  • Disentri Amoeba

Disentri tipe ini merupakan penyakit disentri yang disebabkan oleh parasit bersel satu amoeba. Sebagian orang menganggap bahwa disentri amoeba ini lebih perlu penanganan yang serius dibandingkan tipe disentri basiler (tipe disentri kedua). Penyebab utamanya tentu karena lingkungan tempat tinggal yang kotor dan kumuh, sehingga parasit tersebut mudah menyebar dan menular secara cepat kedalam tubuh manusia.

  • Disentri Basiler

Tipe disentri yang kedua adalah disentri basiler. Tipe disentri ini disebabkan oleh bakteri yang disebut shigella. Umumnya, disentri basiler merupakan penyakit disentri yang penyebab mencret sering dialami oleh semua usia, baik bayi, balita, anak-anak hingga dewasa. Disentri ini sepertinya tidak mengenal cuaca atau musim apa yang sedang berjalan saat ini, karena penyakit disentri seperti ini sering terjadi secara tiba-tiba.

Bentuk-bentuk Penularan Disentri dari Manusia ke Manusia

Penyakit disentri, baik itu disentri basiler maupun disentri amoeba, dapat menular ke tubuh manusia dengan 2 cara. Bagaimana penularanya? Berikut penjelasanya :

  • Penularan Secara Langsung 
Sponsors Link

Pada penularan secara langsung, bakteri penyebab disentri akan masuk ke dalam organ tubuh manusia, khususnya organ pencernaan. Bakteri tersebut akan mengakibatkan terjadinya pembengkakan yang menimbulkan luka serta peradangan pada bagian organ usus besar, di bagian fungsi enzim amilase dindingnya.karena hal tersebut, tidak heran tinja seseorang yang sedang disentri keluar dengan campuran nanah dan darah. Penularan ini bisa terjadi secara seksual, dengan kontak langsung kepada orang ternyata terjangkit parasit amoeba akut penyebab disentri.

  • Penularan Tidak Langsung

Penularan disentri secara tidak langsung terjadi melalui vector lalat yang sering muncul di area kotor dan bau. Lalat yang sebelumnya menempel di tempat kotor dan bau tersebut kemudian terbang dan menempel kembali di tempat atau makanan dan minuman yang mungkin sedang kita konsumsi. Hati-hati dengan minuman susu, air, juice yang mungkin terlihat telah dihinggapi lalat.

Selain itu, penularan tidak langsung dapat terjadi melalui tindakan kita yang kurang bersih sebelum melakukan aktifitas. Seperti, tidak mencuci tangan setiap kali akan memberikan cara mencegah usus buntu minum atau makan pada anak-anak, sehingga makanan dan minuman tersebut mudah terkontaminasi kuman dan bakteri, khususnya bakteri penyebab disentri.

Sponsors Link

Untuk menghindari disentri, sebaiknya Anda menjaga kebersihan lingkungan sekitar, baik tempat tinggal pribadi hingga ke area luar rumah. Bakteri atau parasit penyebab fungsi enzim katalase disentri biasanya tidak akan muncul jika keadaan sekitar jauh lebih bersih dan sehat. Adapun beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit disentri, dapat dilakukan sebagai berikut :

  • Menjaga kebersihan kuku
  • Jangan mengonsumsi minuman botol dengan kemasan yang sudah rusak
  • Mencuci tangan sampai bersih, dengan menggunakan sabun hingga bersih
  • Membersihkan toilet dengan menggunakan disinfektan khusus
  • Mencuci pakaian orang yang terkena disentri dengan air panas
  • Hindari menggunakan peralatan makan yang sama
  • Jika sudah terkena disentri, sebaiknya tidak keluar rumah minimal selama 48 Jam
  • Jauhi makanan dan minuman yang kurang terjaga kebersihanya
  • Masak makanan hingga matang
  • Jangan minum es batu yang dibuat dari air yang kotor

Penularan penyakit disentri memang akan terjadi jika seseorang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan serta makanan dan minuman yang dikonsumsinya. Tindakan pencegahan seperti diatas, setidaknya bisa menghindarkan kita dari penyakit disentri yang cukup berbahaya jika tidak segera ditangani. Dengan mengetahui cara penularan penyakit disentri, diharapkan kita mampu melakukan pencegahan secara maksimal.

Sponsors Link
, ,
Oleh :