Sponsors Link

Harus Tahu! Inilah 7 Cara Penularan Muntaber Beserta Penyebarannya

Sponsors Link

Siapa sih yang tidak ingin memiliki tubuh sehat? Semua orang pasti ingin memilikinya, karena kesehatan adalah karunia yang paling berharga. Pencernaan yang sehat adalah salah satu ciri dari tubuh yang sehat pula, karena sistem pencernaan adalah salah satu sistem organ tubuh yang sangat penting sekali bagi manusia. Gangguan pada sistem pencernaan bisa menghambat kita dalam melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik dan penuh semangat. Muntaber adalah satu contoh dari gangguan pencernaan tersebut.

ads

Muntaber atau gastroenteritis terjadi ketika adanya peradangan pada saluran pencernaan, seperti gejala radang lambung dan usus serta gejala radang usus besar, yang umumnya diakibatkan oleh infeksi. Meskipun penyakit ini tergolong ke dalam jenis penyakit jangka pendek yang dapat hilang dalam jangka waktu harian hingga mingguan, muntaber merupakan penyakit yang cukup berbahaya jika dibiarkan dan tidak langsung ditangani.

Gejala gastroenteritis atau gejala muntaber biasanya ditandai oleh muntah dan buang air besar secara bersamaan atau bergiliran secara berkali-kali pada si penderita. Seringnya muntah dan buang air besar ini dapat menyebabkan si penderita kekurangan cairan di dalam tubuh dalam waktu yang singkat. Akibatnya, jika tidak dibarengi dengan asupan cairan yang cukup, si penderita dapat terkena dehidrasi. Seperti yang telah diketahui, dehidrasi dapat menyebabkan berbagai gangguan lainnya dalam tubuh, di mulai dari gangguan yang ringan seperti sakit kepala ringan, sampai gangguan serius seperti menurunnya fungsi ginjal.

Muntaber merupakan salah satu penyakit yang banyak di derita oleh penduduk di dunia. Di Indonesia sendiri, terdapat lebih dari dua juta kasus muntaber yang terjadi setiap tahunnya. Penyakit ini tidak memandang usia. Semua orang dari kalangan usia berapapun, dimulai dari bayi hingga lansia, mempunyai resiko untuk terserang gangguan pencernaan ini. Hal itu dikarenakan virus yang menyebabkan muntaber dapat dengan mudahnya menyebar dan menular.

Cara Penularan Muntaber

Muntaber dapat disebabkan oleh infeksi mikroorganisme (virus dan bakteri), keracunan, alergi, dan lain sebagainya. Infeksi virus dan bakteri merupakan penyebab muntaber yang penyebaran dan penularannya mudah sekali terjadi.

Norovius adalah virus utama yang menyebabkan muntaber. Selain norovirus, ada juga virus lain yang dapat menjadi penyebab muntaber, yakni rotavirus, adenovirus, dan astrovirus. Sedangkan untuk bakteri, E. Coli (Escherichia coli) adalah salah satu jenis bakteri yang dapat menyebabkan muntaber. Virus dan bakteri tersebut bisa menginfeksi siapapun melalui berbagai cara penyebaran dan penularan. Berikut ini adalah beberapa cara penularan muntaber:

1. Melalui Makanan yang Terkontaminasi

Konsumsi makanan yang terkontaminasi adalah cara penularan muntaber yang pertama. Makanan yang mentah, terutama daging, adalah contoh jenis makanan yang mengandung bakteri yang menyebabkan diare atau virus yang menyebabkan diare. Hidangan tertentu yang dibuat atau disiapkan oleh orang yang terinfeksi norovirus juga dapat menyebabkan orang yang mengonsumsinya terkena muntaber.

2. Melalui Air yang Terkontaminasi

Muntaber bisa menyerang karena menggunakan atau mengonsumsi air yang terkontaminasi. Muntaber dapat dengan mudah menyerang banyak orang sekaligus yang menggunakan sumber air yang sama.

3. Melalui Tinja yang Terinfeksi

Sponsors Link

Tinja atau kotoran yang terinfeksi tentunya mengandung banyak virus dan bakteri. Lalat adalah salah satu agen penyebar virus dan bakteri yang terdapat dalam tinja tersebut. Ketika lalat menghinggapi tinja terinfeksi, bisa saja ia membawa virus penyebab muntaber bersamanya. Virus akan tersebar jika lalat kemudian hinggap pada makanan yang dapat dikonsumsi oleh siapapun.

4. Melalui Air Liur

Cara penularan muntaber selanjutnya adalah melalui air liur. Berciuman dan menggunakan alat makan yang sama dengan orang yang terinfeksi dapat menularkan muntaber. Batuk dan meludah ketika berbicara juga disinyalir berkontribusi dalam penyebaran norovirus dan rotavirus.

5. Melalui Tangan yang Kotor

Tidak mencuci tangan dengan benar dianggap menjadi cara penularan muntaber utama. Masih banyak orang yang belum mengerti betapa pentingnya cuci tangan itu. Kita dianjurkan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sampai bersih, baik itu sebelum makan, sebelum masak, atau setelah dari toilet untuk menghindari infeksi mikroorganisme apapun.

6. Melalui Udara

Sponsors Link

Novovirus telah dibuktikan dapat menyebar melalui udara ketika ada penderita muntaber yang muntah. Virus yang terdapat dalam muntah tersebut bisa saja tidak sengaja terhirup atau tertelan oleh orang yang berada di tempat kejadian.

7. Melalui Binatang Peliharaan

Beberapa virus dan bakteri penyebab muntaber dapat ditularkan dan disebarkan melalui binatang peliharaan, misal anjing. Virus dan bakteri tersebut kemudian dapat menginfeksi siapa saja yang tinggal satu rumah dengan binatang peliharaan tersebut.

Itulah tadi beberapa cara penularan muntaber. Sebenarnya, masih ada penyebab lain yang dapat membuat seseorang terkena muntaber, yakni efek samping suatu obat, alergi makanan, atau keracunan makanan. Akan tetapi, penyebab tersebut bukanlah termasuk ke dalam penyebab muntaber yang dapat menular.

Pada intinya, cara penularan muntaber pada umumnya disebabkan oleh faktor kebersihan diri dan lingkungan. Sehingga pencegahan gastroenteritis (muntaber) pun dapat dilakukan dengan mengaplikasikan pola hidup yang bersih dan sehat, di antaranya adalah rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan rumah dan toilet, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Selain dapat mencegah muntaber, hidup yang bersih dan sehat juga dapat mencegah berbagai macam jenis penyakit lainnya yang bisa saja menyerang kita kapan pun.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :