Sponsors Link

10 Cara Mengobati Luka Lambung dengan Madu Paling Ampuh dan Cepat

Sponsors Link

Pengobatan alami dengan menggunakan madu untuk lambung, sepertinya sudah dikenal orang-orang sejak zaman dulu. Madu dipercaya sangat efektif untuk digunakan mengobati luka seperti luka bakar, borok dan luka pada lambung. Mengetahui khasiat luar biasa dari madu untuk kesehatan manusia, para peneliti terus bekerja keras untuk mengembangkannya.

ads

Salah satu manfaat madu yang telah disebutkan tadi adalah mengobati luka lambung atau luka lambung. Organ lambung dapat mengalami luka saat bagian dindingnya terkikis. Sebagian besar orang yang mengalami luka lambung, mengeluhkan bagian ulu hati yang nyeri. Umumnya, luka lambung seperti ini juga banyak dialami para lansia, usia 60 tahun keatas. Hal tersebut terjadi karena kemampuan system pencernaan yang mulai menurun.

Terjadinya Luka Lambung

Luka pada lambung atau biasa disebut (ulkus peptikum) merupakan luka yang muncul pada dinding lambung karena terkikisnya lapisan dinding pada organ lambung tersebut. luka ini biasanya muncul pada bagian pertama usus kecil (duodenum ) dan (esophagus) kerongkongan. Luka tersebut dapat mengakibatkan rasa nyeri di lambung, hingga pendarahan jika tingkatnya lebih parah lagi. Bagian dinding lambung manusia, dilapisi oleh selaput yang disebut (mucus) dan berfungsi untuk melindungi asam lambung dari meningkatnya kadar asam lambung tersebut. jika kadar asam lambung meningkat, maka selaput tersebut akan menipis dan ciri sembuh dari disentri menyebabkan luka pada lambung.Selain itu, luka lambung juga bisa terjadi karena infeksi beberapa bakteri, seperti helicobacter pylori, ibuprofen, aspirin dan diclofenac.

Hampir semua orang dapat terkena penyakit luka lambung ini. Namun, para pria yang berada di usia 60 tahun keatas, rupanya lebih berisiko untuk mengalami luka lambung. Penyakit luka pada lambung ini dapat diatas dengan cukup mudah, jika kita mengetahui apa yang menjadi makanan penyebab diare penyebabnya. Dengan begitu, kita bisa melakukan pencegahan agar tidak terkena penyakit luka lambung. Seperti apa gejala luka lambung atau luka lambung yang dialami sebagian besar penderitanya, berikut ulasanya:

Seseorang yang menderita luka lambung, biasanya akan mengalami nyeri di bagian perutnya. Adapun gejalanya, sebagai berikut :

  • Biasanya nyeri dirasakan pada malam hari
  • Nyerinya menyebar ke leher, pusar dan juga bagian punggung
  • Jika perut kosong, rasanya akan makin parah
  • Jika mengkonsumsi obat asam lambung, gejala akan sedikit berkurang
  • Gejala bisa hilang, namun muncul lagi setelah beberapa minggu
  • Mengalami gangguan pencernaan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Nyeri di bagian ulu hati

Penelitian Tentang Madu Untuk Luka Lambung

Dalam dunia penelitian, khususnya mengenai cara mengobati luka lambung dengan madu, para peneliti gastroenterologist pernah menertawakan seorang peneliti lainya, dari Australia yang bernama drs. Barry J Marshall juga J. Robbin Waren. Pasalnya, mereka berdua mengatakan bahwa luka pada organ lambung ini disebabkan cara mengobati cacingan oleh faktor stress, kepribadian seseorang serta meningkatnya asam hodrokolis. Namun, ternyata penelitian mereka berdua ini dapat dibuktikan. Bahkan, penemuan mereka tercatat sebagai penemuan revolusioner versi Advisory Board.

Sponsors Link

Para dokter yang menangani pasien dengan luka lambung, biasanya memberikan antasida sebagai obat yang dapat mengambalikan kondisi asam lambung menjadi obat tradisional asam lambung naik normal kembali. Kemudian, pihak Institusi Kesehatan Nasional juga mengadakan panel, untuk mengevaluasi hasil penemuan baru mengenai sakit luka lambung ini. Adapun kesimpulan dari evaluasinya adalah pemberian madu sebagai antisophoantibiotic untuk penderita luka pada lambung, diperlukan.

Namun, antibiotic yang ternyata mengandung organisme tertentu malah akan menjadi resistan, jika dikonsumsi dalam waktu lama. Khawatir akan hal tersebut, seorang ilmuwan bernama dr. W. Gifford Jones kemudian mengatakan  tentang cara membasmi helicobacter pylori dengan efek bahaya yang cukup rendah. Caranya adalah dengan menggunakan madu sebagai obat untuk mengatasi luka pada lambung. Bagaimana bisa, madu digunakan sebagai obat untuk mengobati luka, termasuk pada luka lambung? Ternyata, Madu memiliki 2 hal penting yaitu:

  • Oksidase Glukosa

Dalam madu, terdapat enzim oksidase glukosa yang dapat memproduksi hydrogen peroksida. Jenis hydrogen peroxide ini ternyata mampu membunuh bakteri yang berbahaya, yang dapat memperparah kondisi luka serta menggerogoti luka pada suatu organ tersebut.

  • Mengandung Antibakteri Floral

Madu juga mengandung antibakteri floral yang biasanya terdapat pada bunga. Tahukah Anda, ketika lebah mengumpulkan pollen atau tepung sari, ketika itu antibakteri floral dihasilkan. Antibakteri ini mampu membersihkan bakteri, terutama pada bagian luka agar tidak terinfeksi. Agar Anda mendapat manfaat madu yang dapat mengobati luka pada lambung, maka sebaiknya pilih madu yang benar-benar diproses secara alami. Madu alami terbukti dapat cara mengobati luka lambung dengan madu, jika dikonsumsi minimal 1 hingga 2 sendok makan di setiap harinya.

ads
  • Dicampur dengan kunyit

Untuk mengkonsumsinya, parut 2 ruas kunyit hingga halus dan cara mencegah keracunan makanan seduh dengan air panas. Kemudian, aduk dan peras air tersebut. campurkan perasan air kunyit dengan madu, lalu minum sebanyak 2 kali dalam satu hari

  • Minum Madu Satu Jam Setelah Makan

Tahukah Anda, bahwa rasa manis pada madu adalah rasa manis alami. Rasa manis tersebut adalah perpaduan dari unsur monosakarida fruktosa dan glukosa. Rasanya manis seperti gula. Uniknya, tidak ada mikoorganisme yang bisa berkembang dalam madu, karena madu rendah kadar air. Sebaiknya, mengkonsumsi madu setelah makan, karena bagi penderita maag, dikhawatirkan akan muncul gejala lain. Gejala tersebut seperti mual, pusing dan muntah.

  • Minum Madu 1 Jam Sebelum Makan

Bagi Anda yang tidak memiliki masalah penyakit maag, justru mengkonsumsi madu sebaiknya 1 jam sebelum makan. Madu yang dikonsumsi sebelum makan, aman untuk kesehatan. Reaksinya untuk penyembuhan luka pada lambung, juga akan lebih maksimal.

  • Konsumsi Madu di Pagi Hari

Madu juga dapat dikonsumsi saat pagi hari, sebelum sarapan dimulai. Cairan manis alami ini cocok dikonsumsi ketika perut kosong sekalipun.

  • Minum Madu Langsung Tanpa Diolah

Tidak perlu memikirkan terlebih dulu, ingin minum madu dengan campuran makanan atau minuman lainya. Sebaiknya konsumsi madu secara langsung apa adanya, agar manfaat ciri ciri diare sembuh alaminya bisa kita dapatkan secara maksimal.

  • Minum Madu dengan Sendok Plastik atau Kayu

Sebaiknya, jika Anda ingin meminum madu jangan menggunakan sendok yang terbuat dari logam. Dikhawatirkan, sel dalam madu tersebut akan rusak oleh zat logam. Sebaiknya menggunakan sendok plastic atau kayu saja.

  • Kocok Madu Berlawanan Arah Jarum Jam

Baiknya, sebelum dikonsumsi, madu dikocok terlebih dulu. Namun, perhatikan cara mengocok madu yang benar, yaitu berlawanan arah jarum jam. Kocok madu dari arah kanan kearah kiri. Dengan mengocok madu berlawanan arah jarum jam, energy positif lebih banyak didapatkan. Filosopi ini seperti kegiatan tawaff dalam ibadah haji umat islam.

  • Konsumsi Madu Minimal 3 Sendok Makan

Agar bisa mendapatkan manfaat madu untuk mengobati luka lambung, maka perhatikan takaran madu yang harus dikonsumsi. Misalnya, untuk usia dewasa sebanyak  100-200 gram per hari atau 3 sendok makan, sudah cukup memenuhi takaran. Adapun untuk balita, setengah takaran orang dewasa atau 1.5 sendok makan.

  • Tidak Diminum Dengan Air Panas

Air panas yang mendidih ternyata kurang cocok dikonsumsi bersama madu. Alasanya, air mendidih ini dikahawatirkan akan menghancurkan enzim yang terdapat dalam madu. Ketika dicampur air panas dan enzimnya menjadi hancur, maka cara mengobati luka lambung dengan madu, tidak bisa kita dapatkan.

  • Jangan Dicampur Vitamin C dan D

Madu juga merupakan minuman yang mengandung mineral baik untuk tubuh. Maka dari itu, sebaiknya jangan mencampur minuman madu dengan makanan atau minuman lainya yang mengandung vitamin C atau vitamin D. Hal ini dianjurkan, supaya manfaat madu dapat bereaksi lebih maksimal, tanpa menghancurkan unsur vitamin tersebut.

Sakit luka lambung yang pernah Anda alami mungkin bisa diatasi cara mengatasi asam lambung berlebihan dengan cukup mudah. Namun, dalam kasus lainya, jika luka lambung tidak diatas secara tepat akan menimbulkan potensi penyakit komplikasi lainya yang lebih serius, seperti :

  • Peritonitis, ada lubang di dinding lambung dan usus yang menyebabkan infeksi pada rongga perut
  • Terhalangnya Pergerakan makanan dalam system pencernaan, saat luka lambung bengkak maka akan menyumbat saluran pencernaan
  • Pendarahan dalam perut, volume pendarahan yang ringan hingga parah, menyebabkan anemia dan kelelahan
  • Kanker lambung, komplikasi luka lambung yang paling berbahaya
Sponsors Link

Pencegahan Luka Lambung

Agar kita tidak mudah terkena sakit luka lambung, atau Anda yang sudah pernah mengalami sakit luka lambung tidak kembali kambuh, dapat melakukan beberapa cara sederhana ini. beberapa cara mengobati asam lambung tinggi cara ini dapat menghindarkan kita dari resiko sakit luka lambung. Berikut langkah pencegahanya:

  • Membersihkan diri agar terhindar dari bakteri helicobacter pylori yang terdapat pada lapisan dinding lambung ini. Selain itu, sakit luka lambung ini bisa menular dari makanan dan minuman
  • Lebih berhati-hati dengan obat anti peradangan non steroid
  • Mengurangi kebiasaan merokok
  • Hindari minuman beralkohol

Saat terkena luka lambung atau sakit lambung, pastikan Anda melakukan penanganan secara tepat. Anda bisa memilih untuk mengatasi sakit luka lambung dengan bahan alami seperti madu, yang terbukti aman dan nyaman untuk dikonsumsi. Dapat juga menggunakan jalur pengobatan seperti mengkonsumsi antibiotic, antasida alginate dan jenis obat lainya. Pastikan cara mengobati luka lambung yang dipilih tidak menimbulkan efek samping. Segera konsultasikan dengan dokter jika terjadi reaksi lebih lanjut.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :