Sponsors Link

7 Cara Menghilangkan Cairan Dalam Perut Secara Medis dan Tradisional

Sponsors Link

Sudah pernah mendengar istilah kelainan Asites? Asites merupakan penimbunan cairan yang terjadi di dalam rongga perut atau peritoneum yang tampak tidak normal. Asites umumnya disebabkan oleh beberapa penyakit seperti kanker, sirosis hati serta gagal jantung. Asites ini muncul berupa cairan yang warnanya kuning juga bening dan memenuhi rongga perut yang berada tepat pada diafragma di bagian bawah rongga dada.

ads

Asites merupakan penimbunan cairan yang terjadi di dalam rongga perut atau peritoneum yang tampak tidak normal. Asites umumnya disebabkan oleh beberapa penyakit seperti kanker, sirosis hati serta gagal jantung. Asites ini muncul berupa cairan yang warnanya kuning juga bening perbedaan diare dan disentri dan memenuhi rongga perut yang berada tepat pada diafragma di bagian bawah rongga dada.

 Penelitian Tentang Asites

Asites akut bisa juga terjadi karena gejala penyebab tumor pankreas komplikasi dari trauma, radang usus buntu, perforasi ulkus, peradangan dari usus besar atau organ berbentuk tabung (diverticulitis). Kondisi ini cukup berbahaya dan dapat berkembang ketika cairan dari usus, empedu, pankreas jus atau bakteri yang menyerang membran. Membrane ini memiliki tekstur yang halus dan transparan, melapisi bagian dalam perut. Asites memang erat kaitanya dengan penyakit hati.

Berdasarkan dari pemaparan artikel macmillan.org.uk , cairan yang terdapat pada rongga perut ternyata dihasilkan oleh membrane peritoneum. Membran ini memiliki 2 lapisan dengan satu garis lapisan pada bagian dinding perut serta lapisan lainya yang meliputi organ dalam perut. Cairan ini dapat menjadi pelumas , sehingga organ-organ perut dapat bergerak dengan mulus. Namun, jika cairan yang dihasilkan ini melebihi batas normal, akan terjadi penumpukan yang menyebabkan perut membesar.

Tipe Asites

Perlu kita ketahui, terdapat 2 tipe asites yaitu transudat dan eksudat. Tipe ini diklasifikasikan berdasarkan kandungan protein yang terdapat pada cairan asites tersebut.  Kemajuan teknologi, memungkinkan jumlah albumin pada cairan asites dibandingkan albumin yang terdapat pada serum (aliran darah). Teknologi ini dinamakan Serum Asites Gradien Albumin (SAAG).

  • Asites yang disebabkan karena hipertensi portal (gagal jantung, sirosis) memiliki SAAG lebih dari 1.1
  • Asites yang disebabkan oleh penyebab lainya (pankreasitis dan maligna) memiliki SAAG kurang dari 1.1

Penyebab Asites

Seperti telah diuraikan secara umum di atas, bahwa penyebab dari kelainan penyakit asites ini biasanya karena penyakit sirosis hati, atau kanker dan gagal jantung. Namun, asites juga pengobatan kanker pankreas rupanya bisa muncul karena beberapa penyebab berikut ini :

  • Sakit Hepatitis B dan C
  • Meningkatnya tekanan pada aliran darah ke bagian organ hati (hipertensi) serta penurunan protein albumin pada tekanan darah
  • Terjadi penumpukan cairan garam pada tubuh kita. Asites ini biasanya dikaitkan dengan terkumpulnya cairan karena sakit gagal ginjal dan juga gagal jantung
  • Memiliki tumor atau gumpalan darah pada perut
  • Mengalami peradangan pankreas atau pankreasitis, karena trauma pada organ pankreas
  • Kanker pankreas dalam rongga perut
  • Kanker rahim
  • Kelainan limfoma

Melihat penyebabnya, asites cukup membuat kita takut untuk mengalaminya. Namun, kelainan asites ini masih bisa ditangani dengan beberapa cara berikut ini:

Sponsors Link

  • Hentikan konsumsi minuman Alkohol

Bagi Anda yang cukup sering mengkonsumsi minuman beralkohol, sebaiknya makanan untuk penderita disentri minimalkan dari sekarang, untuk mencegah agar organ hati tidak semakin rusak. Beberapa jenis obat seperti parasetamol juga harus dihentikan penggunaanya.

  • Obat Diuretik

Melakukan pengobatan diuretic, bersama degan diet rendah garam, dapat membuang kelebihan cairan dalam garam dengan sangat efektif.

  • Diet Rendah Garam

Orang yang menderita asites, harus membatasi asupan garam obat tradisional iritasi usus besar hingga kurang dari 2 gram per hari.

  • Paracentesis

Paracentesis merupakan sebuah proses untuk menempatkan jarum ke dalam rongga perut. Fungsinya jarum itu akan mengeluarkan sedikit demi sedikit cairan yang terdapat pada rongga perut. Proses ini dilakukan jika cairan yang muncul terbentuk dengan sangat cepat.

ads
  • Menimbang Berat Badan berkala

Coba anda lakukan penimbangan berat badan, untuk memantau kandungan cairan dalam tubuh.  Normalnya, berat badan harus turun setiap 1 kg per harinya.

  • Operasi

Beberapa cara penanganan di atas mungkin belum maksimal hasilnya, maka bisa melakukan prosedur operasi saja, dengan cara melakukan pembedahan.

Cara Menghilangkan Cairan Dalam Perut

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa asites ini merupakan cara mengobati polip lambung kondisi dimana cairan dalam perut ini terkumpul (cairanya berupa cairan serosa dan berwarna kekuningan) di dalam rongga perut dan membuat perut menjadi membesar. Hal tersebut bisa disebabkan oleh beberapa penyakit seperti gangguan ginjal, gagal jantung kongestif, kanker, penyakit hati dan lainya.

Untuk menghilangkan cairan dalam rongga perut itu sendiri adalah dengan melakukan istirahat secara penuh, dengan berbaring di tempat tidur. Selain itu, penderita asites atau penumpukan cairan dalam rongga perut ini harus melakukan diet rendah garam yang dapat juga dikombinasikan dengan obat diuretic agar cairan yang akan dibuang organ ginjal menjadi lebih banyak jumlahnya.

Jika kondisi yang terjadi lebih buruk dari sebelumnya, bahkan hingga menyebabkan susah makan dan sesak nafas, maka dokter biasanya akan melakukan tindakan lanjutan, seperti parasintesis terapuetik. Teknik ini digunakan dokter dengan cara memasukan jarum unuk membuang cairan cara mengobati turun berok yang terkumpul dalam rongga perut.

Derajat Asites

Derajat asites dapat ditentukan dengan cara semikuantitatif, pembagianya sebagai berikut :

  • Jika terdekteksi pemeriksaan fisik harus sangat teliti
  • Mudah diketahui dengan melakukan pemeriksaan fisik, dengan jumlah cairan yang minimal
  • Bisa dilihat tanpa harus melakukan pemeriksaan fisik khusus, namun permukaan abdomen tidak tegang
  • Asites dengan jumlah cairan massive

Cara mengobati Asites 

Penyakit asites umumnya disebabkan oleh adanya kerusakan organ hati. Beberapa kasus asites yang ringan, sebenarnya tidak memberikan dampak yang terlalu berbahaya. Namun, untuk kasus asites yang parah, serta ditandai dengan distensi abdomen serta ukuran perut yang membesar. Selain itu, disertai beberapa gejala lainya seperti menurunya berat badan, mulas hingga mual.

Jika saat ini, Anda sedang mengalami asites skala ringan, jangan menunggu hingga kasusnya parah. Sebaiknya mencoba pengobatan tradisional yang alami seperti berikut ini:

  • Bawang Putih

Bawang putih dikenal memiliki kandungan yang dapat membantu untuk mengilangkan racun dari dalam tubuh. Bawang putih juga dapat membantu untuk mengontro kolesterol dalam tubuh kita. Dengan begitu, fungsi organ tubuh akan berjalan dengan seimbang dan berpengaruh terhadap proses percepatan penyembuhan untuk penyakit asites yang diderita. Bawang putih bisa dicampur dengan makanan sehari-hari, bisa juga dikonsumsi secara langsung.Konsumsi hingga 3 kali dalam seminggu.

  • Jus Wortel

Wortel yang dibuat menjadi jus, memiliki kandungan cairan selain air yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Manfaat wortelnya itu sendiri, dapat melarutkan racun  serta memberi energy maksimal untuk tubuh kita. Cairan jus wortel juga tidak membuat perut menjadi berlebihan cairan karena sifatnya terakumulasi.

Sponsors Link

  • Semangka

Buah semangka yang rasanya segar , ternyata memiliki manfaat untuk membantu tubuh kita dalam memerangi gejala penyakit yang muncul karena asites.Buah semangka juga memiliki peranan yang baik untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh kita. Semangka bisa dimakan lansung atau juga dijadikan jus semangka yang segar.

  • Labu

Labu kecil atau besar adalah jenis sayuran yang ternyata dapat dimanfaatkan sebagai obat alami untuk asites. Labu bisa dikonsumsi dengan cara dijus dengan air. Minuma setidaknya 3 kali dalam satu hari dengan takaran sebanyak 25ml.

  • Bawang Merah

Selain bawang putih, ternyata bawang merah juga dapat membantu tubuh kita untuk mengeluarkan toksin yang berbahaya. Dengan bersihnya toksin dari tubuh , maka proses penyembuhan juga akan lebih mudah dilakukan. Anda bisa mengolah bawang merah untuk ramuan asites lewat makanan yang bumbunya pasti membutuhkan bawang.

  • Air

Air yang matang dan bersih, yang biasa kita minum hampir setiap hari juga dibutuhkan tubuh untuk mengeluarkan racun dalam tubuh. Setidaknya minum hingga 8 gelas setiap hari, agar membuat organ ginjal kita tetap bekerja dengan maksimal.

Kebanyakan kasus penyakit asites atau terkumpulnya cairan dalam rongga perut adalah karena beberapa penyakit yang menyerang organ hati dan pankreas. Oleh sebab itu, sebisa mungkin kita harus menjaga kesehatan organ hati dan pankreas kita agar terhindar dari penyakit asites yang memiliki dampak buruk untuk sistem pencernaan. Jika keadaan perut makin membengkak dan gejala asites muncul pada diri Anda, cara menghilangkan cairan dalam perut secara medis dan tradisional ini dapat dijadikan referensi untuk kesehatan.

Sponsors Link
, ,
Oleh :