Sponsors Link

17 Cara Mengecilkan Perut Setelah Operasi Usus Buntu yang Mudah Dilakukan

Sponsors Link

Setelah operasi usus buntu untuk mengatasi ciri ciri usus luka, memang ada beberapa hal yang dialami pasien diantaranya adalah nyeri, mual, kembung, gangguan BAB dan juga perut buncit. Benarkah operasi usus buntu menyebabkan perut buncit? Sebenarnya hal ini sama sekali tidak benar sebab operasi usus buntu tidak menyebabkan perut buncit. Perut buncit disebabkan dari perilaku makan Anda yang terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak. Atau untuk mengetahui informasi jelasnya, Anda bisa langsung datang ke dokter melakukan USG, tes darah atau tes rontgen untuk mengetahui penyebab perut buncit Anda yang sebenarnya. Lalu apa saja sebenarnya perilaku yang membuat Anda mendapatkan perut buncit?

ads
  • Sering mengonsumsi makanan yang berlemak terutama makanan yang digoreng dan cepat saji
  • Mengonsumsi alkohol yang banyak mengandung kalori dan gula tinggi. Selain itu alkohol juga membuat kerja hati lebih berat akibat dari tidak terserapnya gula dengan baik
  • Banyak mengonsumsi ubi-ubian, sayur kol, sayur brokoli dan sayuran lain yang mengandung gas cukup besar
  • Minum kopi atau minuman bersoda
  • Kurangnya kontrol kebiasaan makan di malam hari atau kebiasaan “ngemil” yang tidak teratur
  • Langsung tidur setelah makan juga menjadi penyebab perut buncit. Diamlah sekitar 30 menit lalu Anda boleh beranjak tidur
  • Kebiasaan makan banyak yang tidak dibarengi dengan kemauan untuk rajin berolahraga
  • Konsumsi makanan yang pedas dan bersantan
  • Stres yang berkepanjangan
  • Efek samping obat

Lalu seberapa bahayakan perut buncit yang Anda alami? Tentu sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal. Berikut adalah bahaya perut buncit :

  1. Kematian mendadak

Menurut data Centers for Disease Control bahwa hampir 300 ribu jumlah kasus kematian yang ada di Amerika Serikat disebabkan karena perut buncit, obesitas atau kelebihan berat badan. Hal ini dapat mengakibatkan seseorang terkena mati mendadak hampir 50% hingga 100% daripada seseorang dengan berat badan yang normal.

  1. Rentan terkena atau terserang penyakit jantung

Berat badan yang berlebihan akibat dari perut buncit akan berdampak pada menurunnya jumlah kolesterol dan meningkatkan tekanan darah di dalam tubuh. Hal ini mengakibatkan seseorang dengan perut buncit akan sering merasakan nyeri di dada daripada seseorang dengan berat badan yang normal.

  1. Rentan pada penyakit diabetes melitus tipe 2

Selain penyakit jantung, menurut penelitian kelebihan berat badan atau perut buncit akibat menumpuknya lemak dapat menambah resikko seseorang untuk terserang penyakit diabetes melitus tipe 2.

  1. Rentan terkena stroke

Perut buncit atau obesitas juga dapat mempersempit pembuluh darah karena tekanan darah dan kolesterol tinggi. Oleh karena itu, penderita akan lebih mudah terkena serangan stroke.

  1. Rentan terkena penyakit kanker

Tidak hanya beberapa penyakit yang sudah disebutkan di atas, obesitas atau perut buncit juga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kanker, misalnya kanker usus besar kanker empedu, kanker prostat, kanker ginjal dan kanker payudara setelah proses menopause dibandingkan dengan seseorang dengan berat badan yang normal.

Berbahaya bukab resiko yang ditimbulkan akibat dari perut buncit yang mungkin Anda derita saat ini. Namun, disini kita juga akan mengulas berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi perut buncit, antara lain :

Cara Mengatasi Perut Buncit Pasca Operasi Usus Buntu

  • Diet dan olahraga
Sponsors Link

Hal yang harus Anda lakukan adalah berolahraga. Olahraga yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut :

  1. Sit up yaitu gerakan mengangkat tubuh dengan posisi terlentang hingga ke atas yang menggunakan otot perut sebagai tumpuan
  2. Push up adalah gerakan senam yang paling mudah dan sering dilakukan oleh setiap orang. Push up adalah gerakan mendorong tubuh ke atas yang diawali dengan posisi terlungkup. Jika memang gerakan ini terlali sulit, Anda dapat memakai lutut sebagai tumpuan sehingga tidak bertumpu terlalu kuat pada bahu dan tangan.
  3. Squat

Squat atau gerakan seperti orang sedang duduk namun tanpa kursi. Lalu gerakan tersebut dilanjutkan dengan menggerakkan tubuh naik turun dan kaki sebagai tumpuannya.

  1. Menggunakan hula hoop

Hula hoop juga dipercaya sebagai media untuk membakar lemak di dalam perut. Anda dapat melakukan olahraga ini dengan menggunakan hula hoop selama 10 menit sambil berjalan santai. Hal ini terbukti dapat membakar 100 kalori dalam tubuh.

  1. Menggunakan lompat tali
ads

Selain hula hoop, Anda juga dapat melakukan olahraga dengan lompat tali untuk mengecilkan perut buncit Anda selama kurang lebih 15 menit untuk membakar 730 kalori dalam tubuh.

  1. Apabila memang perut buncit yang Anda alami akibat dari belum stabilnya fungsi pencernaan setelah melakukan operasi usus buntu, maka jangan melakukan olahraga yang terlalu berat. Cukup dengan berlari kecil minimal 3 kali dalam seminggu selama 30-45 menit. Hal ini juga terbukti dapat membakar 374 kalori dalam tubuh.
  • Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Selain harus rajin berolahraga, memperhatikan makanan yang dikonsumsi juga sangat penting. Kurangi jumlah bahkan hindari asupan makanan yang berkarbohidrat tinggi seperti nasi, kentang, kur, roti atau makanan berbahan dasar tepung dan beras. Kemudian, kurangi pula makanan berlemak dan makanan yang digoreng. Sebaliknya, tingkatkan makanan dengan kandungan serat tinggi seperti manfaat madu bagi pencernaan, protein, daging, ayam, sayuran pelancar bab, kacang-kacangan dan buah-buhan. Sebab makanan tersbeut membantu memulihkan pencernaan Anda menjadi lebih baik. Untuk hasil yang lebih baik, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi untuk menghitung jumlah kalori yang Anda butuhkan.

  • Mengatur pola makan

Selain memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, Anda juga perlu mengatur pola makan Anda. Jangan sampai Anda menunda makan, lalu ketika lapar sekali, Anda menyantap makanan dengan sangat lahap. Hal ini juga akan mempengaruhi perut buncit Anda. Berikut adalah beberapa pola makan yang benar dan bisa Anda praktekkan :

  1. Jangan makan (besar atau kecil) 3 jam sebelum tidur. Usahakan lebih dari itu 3 jam. Hal ini dimaksudkan agar proses pencernaan berjalan dengan baik, sehingga tidak menggangu pemulihan setelha melakukan oeprasi usus buntu.
  2. Asupan kalori yang harus Anda makan saat sedang sarapan sebaiknya sebanyak 200 kalori. Kalori-kalori tersebut berasal dari asupan makanan diantaranya roti, selai, telur dadar 1 butir dan setengan gelas susu. Usahakan untuk menyeimbangkan antar kalori untuk mendapatkan berat badan yang idela sekaligus menghindarkan kita dari berbagai macam penyakit.
  3. Saat sedang makan siang, asupan kalori yang dibutuhkan oleh tubuh adalah sebanyak 400 kalori atau sebanding dengan setengah porsi ukuran rata-rata makan siang orang-orang di Indonesia. Apabila 2 sampai 3 jam, Anda merasakan lapar kembali, maka Anda dapat mengonsumsi buah-buahn segara atau makanan ringan seperti snack yang biasa Anda makan.
  4. Sedangkan untuk makan malam, asupan yang Anda makan adalah 400 kalori.
  5. Dan tips terakhir adalah untuk mengusahakan agar menyantap makanan dengan santai dan jangan terburu-buru, sebab hal ini juga mempengaruhi perut buncit yang Anda alami. Ketika Anda makan terlalu buru-buru, maka sistem pencernaan akan berproses lebih berat sehingga hal ini bisa saja menggangu proses penyembuhan pasca operasi.
  • Minum air putih dengan teratur

Air putih adalah salah satu ramuan alami yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan atau mengatasi perut buncit Anda. Asupan air putih yang cukup juga akan membantu mencairakn konsentrasi sodium di dlama tubuh Anda. Selain itu, air putih juga bermanfaat dalam membantu kerja empedu mengeluarkan racun yang berbahaya bagi tubuh. Walaupun mungkin hasil yang didapat terlalu lama, namun air putih memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda,

  • Mengonsumsi pepaya

Selain air putih, pepaya juga dipercaya sebagai salah satu obat alami untuk mengatasi dan menghilangkan perut buncit Anda. Sebab pepaya mengandung enzim alami yang dapat membuat alat pencernaan Anda bekerja menjadi lebih efektif dan lancar. Anda dapat mengonsumsi pepaya dengan menyantapnya langsung atau mengolah pepaya menjadi berbagai macam minuman ataupun makanan, asal tetap sesuai dengan prosedur makanan yang diwajibkan setelah operasi usus buntu.

Sponsors Link

  • Menggunakan akupuntur

Selain cara-cara di atas, media akupuntur ternyata juga dipercaya dalam membantu mengatasi perut buncit yang Anda alami. Anda bisa langsung datang ke pengobatan akupuntur untuk mendapatkan terapi tusuk jarum. Terapi tusuk jarum tersebut dipercaya dapat membantu menyeimbangkan kerja organ-organ pencernaan menjadi lebih baik.

  • Instirahat yang cukup

Cara-cara di atas akan sia-sia jika Anda juga tidak menyeimbangkan waktu tidur Anda dengan baik. Atur jadwal tidur Anda dengan baik, baik itu istirahat saat siang ataupun malam hari. Jika memang Anda tidak bisa tidur siang karena harus bekerja, Anda dapat memaksimalkan waktu tidur malam Anda. Jika memang jadwal istirahat Anda sudah diatur dengan baik, usahakan untuk benar-benar melakukannya. Istirahat yang cukup ini akan membantu Anda memulihkan alat pencernaan Anda sekaligus mengembalikan tenaga Anda pasca operasi susu buntu.

  • Kontrol bekas luka operasi usus buntu

Jika Anda mendapatkan perut buncit setelah Anda melakukan operasi usus buntu, usahakan untuk selalu mengontrol luka operasi usus buntu. Konsultasikan dengan dokter bagaimana cara merawat atau mengganti luka operasi usus buntu dengan baik agar penyembuhan lebih maksimal dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti perut buncit atau bahkan gejala yang lebih parah lagi seperti kanker usus besar stadium 3.

Perut buncit setelah operasi usus buntu mungkin tidak akan mendatangkan bahaya apabila kita dapat menanganinya dengan baik. Segera pulihkan tubuh Anda dengan menjaga asupan makanan. Apabila memang dirasa cukup kuat, lakukan olahraga-olahraga berat yang dapat mengembalikan perut buncit Anda. Demikian bahaya dan cara mengatasi perut buncit setelah operasi usus buntu. Alangkah lebih baik jika Anda mengindari penyebab kanker usus buntu agar pencernaan Anda menjadi lebih baik. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Usus Buntu