Sponsors Link

Bolehkah Minum Teh Saat Diare? Berbahaya Atau Tidak?

Sponsors Link

Penyakit diare terjadi pada sistem pencernaan yang dihuni oleh bakteri-bakteri tidak baik penyebab diare sehingga penderita mengalami frekuensi buang air besar yang lebih sering dari biasanya. Tekstur feses dari penderita diare cenderung berair akibat gangguan usus ringan, keracunan makanan, atau masalah lainnya. Diare secara normal akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari kalau tidak konsumsi.

ads

Buang air besar yang tidak berhenti dalam waktu 1 hari harus segera ditangani secara serius. Diare sampai keluar darah menyebabkan penderita mengalami dehidrasi karena banyak cairan yang terbuang saat penderita buang air besar. Potensi dehidrasi menjadi lebih besar apabila penderita juga mengalami muntah. Dehidrasi akan memperburuk kondisi karena tubuh akan menjadi lemas dan nafsu makan berkurang. Penderita diare harus tetap memperoleh asupan cairan agar dehidrasi tidak memburuk.

Minum Teh Saat Diare Tidak Berbahaya

Salah satu upaya penanganan diare yang tepat pada awalnya adalah dengan konsumsi teh. Jadi pertanyaan tentang bolehkah minum teh saat diare? Tentu saja boleh karena tidak berbahaya. Teh sangat efektif menghidrasi tubuh. Penderita diare sebaiknya diberikan 1-2 sendok makan teh hangat setiap 15-30 menit. Cara ini harus dilakukan terus menerus hingga si penderita bisa minum lebih banyak dan berselera untuk makan. Teh adalah sumber senyawa aktif yang kuat dan sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Kandungan tanin di dalam teh memiliki sifat antidiare yang bisa mengurangi tingkat keparahan diare. Tambahkan chamomile pada teh hitam agar lebih efektif meredakan diare karena perpaduan antara teh dengan chamomile akan menghasilkan zat antiinflamasi yang mampu mengobati peradangan usus.

Saat gejala diare sudah mereda sebaiknya penderita diare diberi cairan oralit dan makanan. Namun, untuk gejala diare serius seperti diare disertai lendir darah, feses berdarah, warna feses menghitam, sakit perut seperti kram, pusing, dan demam tinggi harus segera dibawa ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil penelitian dan bahan pustaka dari Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung, teh hijau dan teh hitam mempunyai keunggulan masing-masing.

Kandungan Teh

Dalam setiap 100 gr teh hijau terdapat 24 gr kandungan protein, sedangkan pada teh hitam dengan kuantitas yang sama mengandung 19,4 gr protein. Kandungan serat teh hijau sebesar 10,6 gr dan teh hitam sebesar 10,9 gr. Kandungan gula pada teh hijau sebesar 35,2 gr dan teh hitam sebesar 32,1 gr. Teh juga memiliki kandungan lemak, pada teh hijau mencapai 4,6 gr dan teh hitam mencapai 2,5 gr.

Teh juga memiliki kandungan yang terdiri dari flouride, asam amino L-theanine (memperkuat imun tubuh), anti oksidan (polifenol – 10 kali lipat dibanding sayuran), cafein, quercetin, kaempfrol, dan myricetin yang bisa mencegah pengapuran pembuluh darah. Mengapa teh pahit sangat berperan dalam menyembuhkan penyakit diare? Karena teh pahit kental bisa membersihkan bakteri penyebab diare. Selain itu, the pahit mengandung polifenol yang dapat membunuh jamur (spora), virus, dan bakteri penyebab diare.

Contoh jamur yang menyebabkan diare adalah spora klostridium botulinum (penyebab diare yang sering ditemukan dalam makanan kaleng). Polofenol dalam teh menghasilkan antioksidan berupa jenis biolavaniod yang 100x lebih efektif dari vitamin C dan 25x lebih efetif dari vitamin E.

Cara Mengonsumsi Teh yang Benar Saat Diare 

Adapun cara konsumsi teh terutama teh pahit untuk menyembuhkan diare sebagai berikut:

Sponsors Link

  1. Siapkan air matang, dalam keadaan hangat atau biasa sesuai selera yang telah dimasak bersama teh bubuk atau teh daun, bukan teh celup.
  2. Usahakan air dan teh dibuat hingga berwarna pekat dan tuangkan ke dalam gelas. Jangan beri gula karena harus teh pahit untuk menyembuhkan diare.
  3. Jangan langsung makan atau minum air putih setelah minum teh pahit ini selama minimal 1 jam dan maksimal 2 jam. Lebih baik minum teh pahit ini dalam keadaan perut kosong, jangan takut kelaparan karena kandungan teh bisa hilang jika tubuh diberi asupan lain. Biarkan kandungan teh bekerja membersihkan bakteri dan virus penyebab diare secara maksimal. Contohnya, kalau jam makan pagi jam 6, siang jam 12, dan malam jam 6 maka minum teh pahit pada jam 9 pagi, 2 siang, dan sebelum tidur.

Itulah penjelasan tentang fakta boleh atau tidaknya minum teh bagi para penderita diare. Hingga saat ini masih terjadi pro dan kontra tentang fakta ini sehingga harus diluruskan dengan berbagai penjelasan. Ada yang menganggap teh tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diare karena bisa merangsang buang air besar secara terus menerus. Padahal faktanya, penderita diare biasanya malas atau enggan minum air putih sehingga air teh pahit bisa menjadi solusi termudah dan tercepat untuk menghindari dehidrasi. Banyak dan seringnya cairan tubuh yang keluar dengan buang air besar tentu berisiko terjadi dehidrasi.

Tidak perlu ragu lagi untuk memberi penderita diare air teh pahit agar segera sembuh. Kandungan teh yang sangat banyak sudah terbukti berdasarkan pengalaman banyak orang dan penelitian para ahli sehingga tidak usah percaya lagi tentang hoax yang berkaitan dengan diare. Bahkan untuk anak kecil yang mengalami diare juga bagus untuk diberi teh yang ditambah gula agar anak mendapat asupan tenaga sehingga badan lemas setelah diare bisa teratasi.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Diare