Sponsors Link

Bayi Susah BAB Setelah Minum Susu Formula: Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Sponsors Link

Semua orang yang memiliki bayi, tentu saja menginginkan bayinya sehat selalu. Ketika si buah hati baru pertama kali diperkenalkan pada makanan padat atau makanan pendamping air susu (MPASI), terkadang muncul dalam benak rasa cemas dan takut yang melanda. Baik itu rasa takut akan tidak cocoknya makanan baru untuk si bayi, atau rasa takut akan adanya efek buruk makanan padat bagi kesehatan si bayi. Perasaan itu sangat wajar adanya, terutama bagi Anda yang tidak memiliki pengalaman dalam mengurus bayi sebelumnya.

ads

Saat mulai diberikan MPASI, normal saja jika beberapa bayi mengalami gangguan pencernaan ringan, seperti sembelit atau susah BAB. Sebab terkadang sistem pencernaan bayi yang belum begitu sempurna, masih menyesuaikan dengan kondisi yang baru atau memang belum siap untuk mencerna makanan jenis baru. Akan tetapi, tidak semua bayi pasti akan mengalami gangguan pencernaan ketika pertama kali mengonsumsi makanan padat, karena kondisi tubuh setiap bayi itu berbeda.

Gejala Bayi Susah BAB Setelah Diberi MPASI

Sebelum mengetahui gejala yang menyertai bayi susah BAB setelah diberi MPASI, alangkah baiknya jika Anda memastikan terlebih dahulu bahwa bayi Anda memang sedang mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar. Terkadang ada saja yang keliru bahwa si bayi sedang menderita susah buang air besar, padahal sebenarnya tidak. Pertanyaan di bawah ini dapat membantu Anda menentukan apakah si kecil memang sedang susah BAB atau tidak.

  1. Apakah bentuk kotoran lebih keras dari biasanya?
  2. Apakah si bayi buang air besar kurang dari dua hari dalam seminggu?

Jika jawaban kedua pertanyaan tersebut adalah “ya”, kemungkinan besar bayi Anda sedang terserang sembelit. Namun, jika salah satu di antara kedua pertanyaan tersebut memiliki jawaban “tidak”, tandanya bayi Anda tidak sedang kesulitan buang air besar.

Apabila bayi Anda buang air besarnya kurang dari dua kali dalam seminggu, tetapi kotoran yang dikeluarkannya berbentuk halus, maka bayi Anda tidak sedang terkena gangguan pencernaan apapun. Itu hanyalah cara sistem pencernaan bayi yang menyesuaikan dengan jenis makanan baru.

Di bawah ini adalah beberapa gejala lain dari bayi susah BAB setelah diberi MPASI:

  1. Kotoran berbentuk keras
  2. Menurunnya frekuensi BAB
  3. Bayi terlihat sakit saat BAB
  4. Bayi lebih rewel
  5. Perut bayi keras ketika dipegang
  6. Perut bayi kembung
  7. Berat badan bayi tidak naik
  8. Muncul darah pada kotoran

Gejala bayi susah BAB setelah diberi MPASI tentu saja terkadang berbeda tiap bayi. Selain mengalami gejala di atas, ada juga bayi yang mengalami gejala lainnya, seperti demam, muntah, atau berat badan turun akibat gangguan ini.

Penyebab Bayi Susah BAB Setelah Diberi MPASI

Ada beberapa penyebab mengapa bayi susah buang air besar setelah diberi MPASI

  • Alergi Makanan

Alergi makanan bisa jadi menjadi penyebab susah buang air besar yang diderita oleh bayi setelah diberi makanan padat. Alergi makanan terjadi ketika sistem imun tubuh bayi bereaksi tidak normal terhadap jenis protein tertentu yang terkandung dalam makanan yang dianggap dapat membahayakan tubuh. Mintalah pertolongan tenaga medis ahli untuk mengetahui apakah bayi Anda memang memiliki alergi makanan tertentu atau tidak. Tenaga medis juga dapat membantu Anda menemukan jenis makanan apa yang dapat menjadi alergen (zat pemicu reaksi alergen) pada bayi Anda.

Sponsors Link

  • Jenis Makanan

Jenis makanan yang diberikan tentunya berpengaruh terhadap kesehatan bayi. Jenis makanan yang diberikan pun bisa saja menjadi penyebab bayi susah BAB setelah diberi MPASI. Karena kondisi tubuh tiap bayi berbeda, jenis makanan yang harus diberikan pun biasanya berbeda. Meskipun demikian, berikut ini adalah beberapa makanan penyebab sembelit pada bayi:

  1. Keju
  2. Sereal beras
  3. Roti
  4. Spageti
  5. Kentang
  6. Wortel yang dimasak
  7. Pisang yang tidak matang

Sebaiknya untuk sementara jangan memberi bayi Anda makanan yang tidak boleh dimakan saat sembelit tersebut. Konsultasikan pada dokter mengenai jenis makanan apa yang baiknya diberikan pada bayi Anda agar terhindar dari sembelit atau gangguan pencernaan lainnya.

  • Dehidrasi

Apabila Anda mengurangi atau menghentikan pemberian ASI pada bayi Anda, besar kemungkinan dehidrasilah penyebab bayi Anda susah BAB setelah diberi MPASI. Ketika bayi sudah diberi makanan padat, bukan berarti Anda harus mengurangi atau menghentikan pemberian ASI pada bayi Anda, karena sesungguhnya tidak ada batasan pasti sampai usia berapa bayi seharusnya berhenti minum ASI.

Sponsors Link

Penyebab Lain

Selain penyebab yang sudah disebutkan sebelumnya, berikut ini adalah kemungkinan penyebab lain bayi susah BAB setelah diberi MPASI:

  1. Efek susu formula
  2. Posi makanan yang diberikan terlalu banyak
  3. Makanan yang dikonsumsi oleh ibu
  4. Masalah medis lain

Pengobatan Bayi Susah BAB Setelah Diberi MPASI

Pengobatan bayi susah BAB setelah diberi MPASI tergantung dari penyebabnya. Oleh karena itu, konsultasilah kepada dokter untuk tahu apa penyebab pastinya terlebih dahulu sebelum mengobatinya. Meskipun demikian, Anda dapat mencoba beberapa cara mengatasi susah BAB berikut ini untuk membantu bayi dalam proses pengobatan sembelit setelah diberi MPASI:

  1. Pijatlah bayi dan mandikan bayi dengan bayi hangat agar otot bayi relaks.
  2. Beri bayi makanan berserat tinggi, seperti apel dan buah pir
  3. Hindarilah pemberian buah penyebab sembelit pada bayi Anda
  4. Pilihlah jenis MPASi yang diberikan
  5. Tetaplah beri bayi ASI
  6. Beri bayi air putih untuk menghindari dehidrasi

Demikianlah informasi mengenai gejala, penyebab, serta pengobatan bayi susah BAB setelah diberi MPASI. Segera tangani gangguan ini agar bayi Anda tidak terkena komplikasi yang serius.

Sponsors Link
, , , ,