Sponsors Link

5 Bahaya Singkong untuk Lambung yang Jarang Diketahui

Sponsors Link

Siapa sih orang Indonesia yang tidak mengenal singkong? Pasalnya di Indonesia, singkong sering diolah untuk menjadi berbagai jenis makanan khas nusantara. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia, singkong merupakan makanan pokok. Meskipun sangat terkenal di Indonesia, ternyata singkong bukanlah umbi asli dari Indonesia. Adalah Brazil dan Paraguay yang merupakan negara asli singkong. Bangsa Portugis lah yang membawa, memperkenalkan, dan menyebarkan singkong ke Indonesia.

ads

Singkong mengandung nutrisi, vitamin, dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, di antaranya air, fosfor, karbohidrat, kalori, kalsium, vitamin C, Protein, dan zat besi. Sehingga mengonsumsi singkong dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Beberapa manfaat singkong bagi kesehatan di antaranya adalah di bawah ini:

  • Sebagai sumber energi yang dibutuhkan tubuh
  • Sebagai sumber serat untuk mencegah tubuh terkena akibat kurang serat
  • Sumber vitamin K yang sangat baik untuk memelihara kesehatan tulang dan mencegah kerusakan saraf di otak
  • Sebagai sumber vitamin B kompleks yang dapat membantu dalam proses melawan kanker, seperti kanker usus besar stadium 3
  • Membantu mengatur denyut jantung
  • Menyeimbangkan tekanan darah
  • Untuk mengobati dan mencegah alzheimer
  • Menjaga kadar kolestrol di dalam tubuh
  • Mengobati dan mengatasi penyakit celiac (kerusakan pada usus halus)
  • Melancarkan pencernaan

Walaupun memiliki banyak manfaat bagi tubuh, namun singkong juga dapat menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah di atas batas normal. Singkong juga dapat menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan apabila tidak diolah dan dimasak dengan benar. Salah satu dampak buruk makan singkong yang terlalu banyak adalah diabetes. Makan singkong yang berlebihan juga mampu memberikan bahaya singkong untuk lambung.

Bahaya Singkong Untuk Lambung

Pada dasarnya, mengonsumsi segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bagi kesehatan tubuh, begitu pula dengan singkong. Memakan singkong yang terlalu banyak dapat memunculkan berbagai jenis macam masalah kesehatan. Saluran pencernaan adalah organ tubuh yang paling sering dan paling rentan terkena dampak buruk memakan singkong terlalu banyak.

Lambung adalah salah satu organ pencernaan yang bisa berurusan langsung dengan berbagai macam jenis penyakit akibat dari mengonsumsi singkong dalam porsi yang terlalu besar ini. Lantas apa saja bahaya yang mungkin bisa terjadi pada lambung jika mengonsumsi singkong? Di bawah ini adalah beberapa kemungkinan bahaya singkong untuk lambung yang perlu diwaspadai:

1. Asam Lambung yang Tinggi

Singkong dapat menjadi berbahaya bagi lambung jika dimakan terlalu banyak dalam sekaligus. Terlebih lagi jika singkong dimakan dalam keadaaan perut kosong. Kemungkinan besar lambung akan meningkatkan jumlah produksi asam lambungnya untuk membantu lambung dalam mencerna singkong yang terlalu banyak.

Produksi asam lambung yang meningkat akan membuat kadar asam lambung di dalam tubuh melampaui batas normal. Ketika kondisi terjadi, berbagai macam penyakit akibat kelebihan asam lambung pun bisa terjadi, seperti maag, penyakit GERD (refluks asam lambung), iritasi lambung, dan sebagainya. Untuk membantu menekan jumlah asam lambung yang tinggi di dalam perut, cobalah unutk mengonsumsi sayuran untuk asam lambung dan makanan untuk asam lambung.

2. Maag

Singkong memang dapat melancarkan pencernaan jika dikonsumsi dalam takaran yang pas. Gangguan pencernaan akan terjadi jika singkong dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak dalam sekaligus. Maag adalah gangguan pencernaan yang biasanya akan muncul akibat dari mengonsumsi singkong. Adapun gejala maag akibat bahaya singkong untuk lambung, di antaranya:

Sponsors Link

3. Keracunan singkong

Keracunan singkong dapat terjadi apabila singkong dikonsumsi dalam keadaan mentah. Singkong yang tidak diolah atau dimasak terlebih dahulu masih mengandung racun alami yang bernama racun glikosida sianogen linamarin dan racun metil linamarin. Saat jenis racun tersebut termakan, lambung akan terluka atau teriritasi.

Dampaknya, orang yang mengonsumsinya akan mengalami perut sakit seperti ditusuk-tusuk, mual, muntah, dan pusing. Racun alami yang terdapat dalam singkong juga bisa menyebabkan sakit perut yang mematikan. Oleh sebab itu, lebih baik singkong dimasak terlebih dahulu sebelum dimakan untuk menghilangkan racun yang terkandung di dalamnya dan menghindari bahaya singkong untuk lambung.

Sponsors Link

4. Menghambat Penyerapan Sari Makanan Oleh Lambung

Fungsi utama lambung memang untuk mencerna makanan, sedangkan penyerapan sebagian besar sari-sari makanan dilakukan oleh usus. Akan tetapi, lambung juga berperan dalam menyerap sedikit nutrisi, vitamin, dan mineral pada makanan. Meskipun tidak terlalu signifikan dalam menyerap sari pada makanan, jangan anggap remeh fungsi lambung yang satu ini. Sebab sari yang diserap oleh lambung biasanya tidak akan diserap oleh usus. Singkong mengandung senyawa antinutrisi yang dapat menghambat kerja lambung dalam menyerap sari makanan. Sehingga jika keadaan ini terus terjadi, singkong bisa menimbulkan malnutrisi.

5. Iritasi Lambung

Iritasi lambung atau ulkus peptikum bisa terjadi jika memakan singkong dalam jumlah yang terlalu banyak. Pasalnya, singkong dalam jumlah yang banyak di dalam lambung akan membuat lambung bekerja lebih keras dan menaikkan produksi asam lambung. Keadaan ini dapat mengakibatkan terkikisnya lapisan dinding lambung, dan iritasi lambung pun terjadi. Bahaya singkong untuk lambung yang satu ini juga bisa terjadi jika singkong yang dimakan telah terkontaminasi oleh bakteri H. Pylori, yakni bakteri yang dapat menginfeksi lambung dan menyebabkan lambung iritasi.

Itulah beberapa bahaya singkong untuk lambung yang perlu diwaspadai. Hindarilah mengonsumsi singkong dalam porsi yang terlalu banyak untuk mencegah bahaya singkong untuk lambung tersebut.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :