Sponsors Link

6 Bahaya Makan Tahu Mentah Bagi Kesehatan Yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Tahu merupakan salah satu makanan yang paling popular dan paling umum dikonsumsi oleh orang Indonesia. Disamping tahu, tempe juga merupakan produk makanan olahan dari kedelai yang menjadi idola dan tempe juga termasuk makanan fermentasi untuk pencernaan.  Selain karena rasanya yang enak dan mudah didapatkan baik di tukang sayur maupun di supermarket, harga tahu yang sangat murah menjadi alasan tahu menjadi makanan yang favorit bagi semua kalangan.

ads

Hasil olahan tahu pun sangat beragam, mulai dari tahu goreng, tahu untuk batagor, tahu bacem, dan lainnya. Namun tak sedikit juga yang punya kebiasaan makan tahu mentah tanpa dimasak terlebih dahulu. Apakah aman, ataukah justru bahaya bagi kesehatan apabila kita mengkonsumsi tahu mentah? Berikut akan kita bahas mengenai bahaya yang dapat ditimbulkan dari makan tahu mentah bagi kesehatan yang perlu diwaspadai :

  1. Mengandung Zat Kimia Dan Pengawet

Proses pengolahan kedelai menjadi tahu memerlukan bahan-bahan kimia yang bisa menimbulkan penyakit berbahaya seperti ginjal, liver sampai kanker apabila tidak dimasak terlebih dahulu. Zat kimia yang dihasilkan ini sebenarnya bertujuan untuk membuat tekstur lebih lembut dan rasanya enak, namun bukan berarti Anda langsung bisa mengkonsumsi tahu mentah.

Apalagi tahu yang tidak langsung habis terjual, biasanya akan ditambah pengawet dan tawas untuk membuat warna tahu menjadi putih dan awet. Lalu akibatnya Anda akan mengalami sakit perut ringan dan menjadi salah satu makanan penyebab kanker usus apabila dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang. Zat kimia maupun pengawet yang digunakan bisa diminimalisir dengan memasak pada suhu tertentu sehingga lebih aman dikonsumsi.

  1. Penyebab Masalah Tiroid

Kacang kedelai sebagai bahan utama pembuatan tahu mengandung senyawa berbahaya  yang bernama isoflavone genistein. Senyawa ini diketahui sebagai penyebab rusaknya kelenjar tiroid dan penyebab penyakit gondok. Maka sangat disarankan bagi penderita tiroid untuk tidak mengkonsumsi tahu maupun produk kedelai lainnya.

  1. Pemicu Meningkatnya Kanker Payudara

Dampak negatif lain dari olahan kedelai yang telah melalui banyak proses rekayasa genetika adalah ancaman meningkatnya kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahu mengandung fitoestrogen, yaitu senyawa yang dapat menyebabkan sel abnormal berkembang di payudara apabila dikonsumsi secara berlebih.

  1. Penyebab Batu Ginjal

Tahu mengandung oksalat yang berperan dalam pembentukan batu ginjal. Oksalat yang dalam proses metabolisme seharusnya dieksresikan menjadi bentuk urin, kemudian membentuk garam larut kalsium yang mengeras dan akhirnya mengendap sebagai batu ginjal, dengan gejala perut sakit seperti kram. Jadi lebih berhati-hati agar tidak makan tahu terutama tahu mentah.

  1. Meningkatkan Asam Lambung

Makan tahu dalam jumlah banyak dengan tanpa dimasak terlebih dahulu bisa menjadi salah satu penyebab gastritis, kembung dan gangguan usus. selain itu, tahu sebagai makanan yang diawetkan akan menjadi salah satu makanan penyebab usus kotor. Hal ini dikarenakan tahu cenderung lebih lama untuk dicerna dan mengandung pengawet. Sebaiknya iringi dengan konsumsi sayur yang cukup dan konsumsi buah-buahan untuk mencegah masalah tersebut.

  1. Mempengaruhi Fungsi Kognitif Otak

Tahu mengandung senyawa phytoestrogen yang dapat mempengaruhi fungsi otak, dan lebih parah bisa menyebabkan penyakit kognitif lainnya seperti demensia dan Alzheimer.

Sponsors Link
, , , ,