Sponsors Link

BAB Lembek Terus Menerus? Apakah Indikasi Diare?

Sponsors Link

BAB adalah proses akhir dalam system pencernaan manusia, dimana sisa-sisa penyerapan makanan yang dilakukan oleh organ pencernaan (usus) kemudian akan menghasilkan ampas dan harus dikeluarkan. Ampas tersebut akan berbentuk tinja (kotoran) atau feses. Seseorang biasanya melakukan BAB secara normal setidaknya 3 kali dalam satu minggu.

ads

System pencernaan manusia ternyata tidak selalu lancar setiap harinya. Banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut, terutama makanan dan minuman yang dikonsumsi. Terlalu banyak tanda usus luka mengkonsumsi makanan pedas dan berlemak atau makanan yang mengandung banyak zat gula, terkadang bisa membuat pencernaan terganggu, seperti mengalami sembelit atau bahkan diare.

Feses yang dikeluarkan saat BAB juga biasanya tergantung dari jenis makanan dan minuman apa yang kita konsumsi. Misalnya kita mengkonsumsi lebih banyak serat dibandingkan air, maka feses yang dikeluarkan akan mengandung sisa dari serat tersebut. Sebaliknya, ketika banyak cat cair yang kita konsumsi, sehingga membuat organ usus kurang maksimal dalam menyerap sari dari makanan dan minuman tertentu, feses yang dikeluarkan bisa lembek atau cair (mencret).

BAB feses Normal dan Tidak Normal

Kotoran atau feses yang normal merupakan hasil dari proses pencernaan penyebab kanker usus besar yang sehat dan telah membersihkan tubuh dari sisa-sisa makanan yang kurang bermanfaat untuk tubuh. Dalam keadaan BAB normal, feses seharusnya berwarna coklat, karena empedu yang dihasilkan organ hati untuk pencernaan. BAB dengan feses normal ini juga dapat keluar dengan mudah, karena system pencernaan yang sehat dari awal.

Kebalikan dari keadaan BAB normal, saat BAB tidak normal, kondisi feses akan mengalami beberapa perubahan seperti warna tinja dan juga tingkat kepadatan tinja menjadi berkurang. Tinja bisa terlihat lebih lembek , dan mengindikasikan ada masalah dengan system pencernaan Anda. Jika seperti itu, harus segera diperiksa ke dokter.

Bab Lembek

Bab Lembek Terus Menerus adalah suatu gejala yang menunjukan bahwa pencernaan kita sedang terganggu. Adapun warna tinja dan frekuensi BAB, sangat dipengaruhi oleh pola makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Sebanyak 75% kandungan BAB adalah air. Selain itu, terdiri dari kombinasi serta, bakteri hidup serta bakteri mati, juga berbagai lendir dan sel tubuh.

BAB yang mengandung banyak fiber atau serat menyebabkan frekuensi BAB yang lebih banyak dan berbentuk potongan besar, bukan potongan kecil. Tetapi, jika BAB yang keluar malah lembek, cenderung seperti air atau diare, bisa jadi ada kaitanya dengan intoleransi terhadap zat tertentu. Zat yang dimaksud salah satunya adalah laktosa (mengandung susu), pemanis buatan (gula sorbitol) serta fruktosa dan gluten.

Jika Anda mengalami BAB yang lembek secara terus menerus, disarankan untuk segera berkonsultasi kepada dokter ahli. Perhatikan juga, jika feses tidak cair bahkan cenderung padat dan membuat sembelit, berbusa atau berlendir, bisa jadi merupakan suatu gejala penyakit pencernaan lain yang lebih serius.

Penyebab BAB Lembek

Dilansir dari wikisopo.wordpress.com yang menerangkan tentang 8 jenis tumor usus tanpa operasi tinja atau kotoran manusia, salah satunya adalah tinja yang lembek dan lengket. Ternyata tinja yang lembek ini kandunganya 100% adalah ampas. Namun, walau tinja ini disebut lembek, terkadang seseorang harus tetap mengejan untuk BAB. Selain itu, perut akan terasa mulas, tinja tersebut terlihat pucat dan tidak berair.

Hal ini menunjukan, bahwa faktor makanan pedas, berminyak dan bersantan, serta kekurangan asupan cairan ke dalam tubuh dapat membuat tinja menjadi lengket dan lembek. Kondisi tinja yang lembek juga bisa mengindikasikan gejala awal sakit diare. Ketika diare, biasanya feses akan cenderung lembek serta mengeluarkan bau yang kurang sedap. Adapun beberap penyebab dari feses yang lembek, bisa jadi karena :

Sponsors Link

  • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan mengandung potassium
  • Terlalu banyak konsumsi makanan pedas
  • Sedang mengalami stress
  • Meminum air dengan kandungan mineral yang tinggi
  • Efek samping dari penggunaan obat pencahar
  • Efek samping susu formula yang tidak cocok pada anak balita

BAB Lembek Indikasi Diare

Umumnya penyakit diare disebabkan karena faktor makanan tertentu yang dikonsumsi, namun kurang bersahabat dengan system pencernaan kita, khususnya dengan organ usus. Diare adalah salah satu gangguan kesehatan yang cukup berbahaya jika tidak segera diatasi. Saat diare melanda, kita sebaiknya menjaga pola makan agar diare bisa segera pulih.

Diare yang dialami sebagian besar orang dewasa maupun anak-anak, umumnya disebabkan karena konsumsi makanan pedas dan asam ketika keadaan perut sedang kosong. Makanan pedas saat ini cukup diminati dengan segala modifikasi yang ada. Namun, jika dikonsumsi oleh orang yang ternyata sensitive terhadap pedas dan asam, maka efeknya adalah penyakit diare yang cukup berbahaya.

Karena faktor utama pemicu diare ini adalah terkontaminasinya makanan dan minuman yang dikonsumsi, maka biasanya penderita akan menampakan beberapa gejala awal. Setiap orang efek setelah operasi usus besar akan mengalami gejala yang berbeda-beda. Umumnya, gejala yang dirasakan seperti :

ads
  • Sakit perut
  • Feses menjadi cair
  • Perut terasa begah dan terbakar
  • Kram perut
  • Selalu ingin BAB
  • Muntah

BAB yang lembek dan mengeluarkan bau kurang sedap tersebut, ternyata terjadi akibat bagian saluran pembuangan kita, sedang mengalami infeksi. Ketika terinfeksi, saluran tersebut tidak mampu mengolah kotoran sisa makanan seperti saat normal. Jika keadaanya sudah begini, sebaiknya segera dilakukan tindak lanjut untuk diobati.

Berbicara mengenai BAB, sepertinya sebagian besar orang tidak merasa tertarik karena terkesan jorok dan jijik untuk membahasnya. Padahal, BAB yang keluar dari tubuh kita dapat menentukan apakah pencernaan kita sehat atau sedang bermasalah. BAB lembek yang dikatakan cenderung kepada diare, adalah gejala BAB dengan feses yang tidak normal. Lalu bagaimana keadaan BAB feses yang normal?

Diagnosa BAB Lembek

Ketika melakukan pemeriksaan ke dokter, terkait kondisi BAB yang gejala kanker kolorektal lembek dan terus menerus, dokter akan melakukan beberapa diagnosa. Jika BAB lembek yang sedang dialami ternyata tidak memiliki perubahan pada warna, maka bisa disimpulkan pasien tidak sedang mengalami masalah pencernaan yang cukup serius.

Pasien hanya terlalu sering mengkonsumsi makanan yang berminyak atau pedas. Namun jika ada perubahan warna seperti merah, gelap, hingga hijau, bisa jadi pasien sedang bermasalah. Berikut ini indikasi warna dan gangguan pencernaan yang dialami dilihat pada warna feses yang keluar:

  • Merah

Hal ini menunjukan bahwa BAB lembek yang dialami mewakili pendarahan di sepanjang saluran pencernaan dalam tubuh pasien. Organ usus besar dan rectum menunjukan diverticulitis (peradangan atau infeksi usus besar).

  • Hijau

Jika kotoran atau feses yang lembek ini berwarna hijau, bisa diindikasikan banyak nutrisi yang tidak terserap dengan baik dari makanan yang dicerna. Bisa jadi, BAB lembek berwarna hijau ini menjadi tanda penyakit Crohn atau sakit kantung empedu.

  • Hitam

BAB lembek yang berwarna hitam mengindikasikan terjadinya pendarahan yang terjadi di dalam kerongkongan atau dalam perut. DIkhawatirkan, warna hitam pada feses ini juga indikasi penyakit kanker atau peradangan yang kronis bagi pasien. Sebaiknya segera pergi ke dokter dan lakukan pemeriksaan seksama, seperti dengan kolonoskopi.

Penanganan BAB Lembek

Sebagian besar gangguan pencernaan disebabkan oleh kebiasaan jangka hubungan lambung dengan otak  panjang yang cenderung buruk. Makanan dan minuman yang dikonsumsi menjadi faktor utama dari gangguan kesehatan pencernaan, yang juga bisa membuat BAB menjadi lembek. Untuk memulihkanya, dibutuhkan komitmen yang tinggi serta konsistensi untuk menjalankan gaya hidup baru yang lebih baik, sehat, dan berkualitas. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan kondisi pencernaan yang baik dan membuat BAB normal kembali :

Sponsors Link

  • Membatasi konsumsi makanan terlalu asam, manis, asin, dan berminyak
  • Memperbanyak makan makanan berserat tinggi
  • Membiasakan diri olahraga min. 3 kali dalam seminggu
  • Meningkatkan kualitas tidur min. 7 jam dalam sehari
  • Meluangkan waktu untuk liburan
  • Mengatur keadaan pikiran dan waktu dengan baik
  • Mengonsumsi air minimal 8 gelas dalam sehari
  • Biasakan untuk meminum air setelah bangun pagi dan sebelum sarapan
  • Mulai membiasakan diri konsumsi buah dan sayur
  • Mengurangi makanan/minuman berkafein
  • Menjadwalkan check-up rutin dengan dokter

Aktifitas BAB yang normal, tentunya terjadi karena kita manfaat daun sirsak untuk radang usus menjalankan gaya hidup yang sehat, dengan tidak mengkonsumsi makanan yang memicu gangguan pencernaan secara berlebihan. Kesalahan dalam hal konsumsi makanan, minuman, serta gaya hidup yang kurang sehat, akan rentan membuat aktifitas pencernaan akhir kita, yaitu BAB lembek terus menerus. Pulihkan segera dengan perbaikan cara konsumsi dan pola hidup yang lebih sehat dan lebih baik.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Diare